JawaPos Radar

Jokowi Bantah IMF Pemborosan Dana

08/10/2018, 20:55 WIB | Editor: Budi Warsito
Jokowi Bantah IMF Pemborosan Dana
Predisen Joko Widodo saat hadiri Dies Natalis USU, Senin (8/10). (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menampik tudingan mantan Menteri Koordinator Kemaritiman, Rizal Ramli, yang menyebut pertemuan International Monetery Fund (IMF) World Bank (Bank Dunia) di Bali hanya menghabiskan anggaran negara. Mendengar itu, Jokowi melempar tawa kecil. Katanya, anggaran itu bukan hanya untuk memfasilitasi IMF. Tetapi juga untuk membangun infrastruktur di Bali.

Jokowi mengatakan, pertemuan tahunan IMF punya dampak positif bagi Indonesia. Karena pertemuan seperti itu selalu menjadi rebutan semua negara.

"Paling tidak memberikan citra baik terhadap negara yang dipakai untuk pertemuan itu," kata Jokowi usai menghadiri Dies Natalis USU, Senin (8/10).

Sebagian anggaran itu kata Jokowi, digunakan untuk pembangunan infrastruktur di Bali. Mulai dari pembangunan tempat parkir pesawat (apron) di Bandara Ngurah Rai, Bali hingga underpass (terowongan).

"Artinya itu juga nanti setelah ini akan kita gunakan terus. Terowongannya juga akan digunakan terus, kemudian apron untuk parkir pesawat juga dipakai bukan sesuatu yang hilang," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Lanjut Jokowi, digelarnya pertemuan IMF-World Bank di Bali diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan mempromosikan pariwisata di Indonesia.

"Bahwa mereka (peserta) membiayai dirinya sendiri. Hotel, dan makan juga biaya sendiri. Kita harapkan justru akan memperkuat promosi untuk Bali dan tempat wisata yang ada di Indonesia. Sama ini kok seperti pertemuan-pertemuan besar yang lain, jadi rebutan semua negara," jelasnya.

Tidak sampai di situ, Jokowi juga menuturkan persiapan Indonesia sebagai tuan rumah dalam pertemuan IMF-World Bank. Menurutnya, sampai saat ini pertemuan IMF-World Bank yang dijadwalkan 8-14 Oktober di Bali sudah pada posisi yang siap.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Ekonomi Prabowo-Sandi, Rizal ramli menilai biaya pertemuan itu terlalu besar. Apalagi, kata dia, Indonesia tengah diliputi bencana seperti gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Rizal Ramli mendesak pemerintah agar melakukan sejumlah penghematan anggaran pertemuan IMF-World Bank untuk kemudian dialihkan membantu warga terdampak bencana di Sulawesi dan Lombok.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up