JawaPos Radar

Kerap Beraksi Dini Hari, Komplotan Pencuri Mobil Dibekuk Jatanras

08/10/2018, 20:48 WIB | Editor: Dida Tenola
Kerap Beraksi Dini Hari, Komplotan Pencuri Mobil Dibekuk Jatanras
Dari kiri ke kanan: AKBP Leonard M. Sinambela, Kombsepol Frans Barung Mangera, AKBD Juda Nusa Putra dan AKP M. Aldy Sulaiman menunjukkan barang bukti peralatan yang dipakai Baron Cs untuk melancarkan pencurian mobil. (Aryo Mahendro/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com– Dua dari enam orang kompolotan curanmor berhasil diringkus Subdit Jatanras Polda Jawa Timur. Mereka bernama Muhammad Imron alias Baron, 36; dan Moch Sholikin alias Lihin, 32. Keduanya ditangkap usai menggasak sebuah mobil.

Mobil tersebut adalah milik Bagus Wilantoro, 41, warga Jalan Atletik Tasikmadu, Malang. Bagus menuturkan, kejadian berawal saat dia akan mengganti baju anaknya. Saat itu, masih pukul 03.00 dini hari. Anaknya itu memang kerap terbangun karena gerah.

Mobil Bagus saat itu terparkir di sebidang tanah kosong di depan rumahnya. Masih sibuk menggantikan baju anaknya, mendadak Bagus mendengar ada suara aneh. Dia mengaku mendengar suara dari tanah kosong itu seperti orang yang salah memasukkan persneleng. "Pas mengganti baju anak saya, ada suara,kratak. . .kratak. . . kayak preseneling salah masuk. Tapi saya nggak dengar ada suara mobil saya," tutur Bagus di Mapolda Jawa Timur, Senin (8/10).

Ingat dengan mobilnya yang terparkir di lahan kosong tersebut, Bagus pun berinisiatif mengecek. Betapa kagetnya dia saat melihat mobilnya telah raib. "Saya juga nggak lihat ada lampu mobil menyala. Tapi, pas saya cek, mobil saya sudah nggak ada," kata Bagus. 

Wadirreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Juda Nusa Putra mengatakan, saat ini pihaknya masih memburu empat pelaku yang masih buron. Mereka adalah Ambon, 40, Mahfud alias Perot, 36, Joni, 45, dan Arifin 40. "Baron ini ketua jaringannya. Masih ada empat orang temennya. Makanya, kami kejar terus," kata Juda. 

Selain sebagai pemetik, Baron juga berperan sebagai penadah hasil curian. Juda mengatakan, Baron menjual hasil curiannya ke Madura. Namun dia belum sempat menjual mobil milik Bagus.  "Kalau kendaraan roda empatnya, masih dalam penguasaan si Baron. Tapi, semua mobilnya sudah kami sita," tambah Juda.

Polisi dengan dua melati di pundak itu melanjutkan, Baron Cs selalu beraksi saat dini hari. Mereka selalu beroperasi bersama-sama dengan berbagi tugas antar anggota. Ada anggota komplotan yang bertugas sebagai eksekutor, ada pula yang mengawasi kondisi sekitar.

 

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up