JawaPos Radar

Pilpres 2019

Emoh Disebut Kampanye, Sandi: Cuma Dengar Aspirasi dari Para Santri

08/10/2018, 20:00 WIB | Editor: Estu Suryowati
Emoh Disebut Kampanye, Sandi: Cuma Dengar Aspirasi dari Para Santri
Cawapres nomor urut 2 Sadiaga S Uno enggan kunjungannya ke pondok pesantren disebut sebagai kampanye. Menurutnya, kedatangannya hanya silaturahmi dan mendengarkan aspirasi para santri. (Desyinta Nuraini/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengeluarkan aturan bahwa pasangan calon presiden-wakil presiden dan tim dilarang kampanye di lingkungan pondok pesantren. Namun nyatanya baik calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 01 maupun 02 belakangan kerap berkunjung ke sejumlah pondok pesantren.

Setelah sebelumnya, Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyangkal bahwa kedatangannya ke pesantren bukan untuk kampanye, kali ini Cawapres nomor urut 02 Sandiaga S Uno juga berkomentar sama.

"Kalau di pondok pesantren kami nggak boleh menyampaikan materi kampanye sama sekali. Tapi kemarin kami hanya bersilaturahmi," ungkap Sandi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (8/10).

Lebih lanjut Sandi mengaku bahwa ketika berada di pesantren lebih banyak mendengar aspirasi dari para santri. Sehingga dipastikan tidak ada proses kampanye di sana.

"Kami mendengar aspirasi dari para santri. Jadi, hanya menyampaikan, fasilitas pendidikan dan ibadah, di luar itu adalah motivasi bagi mereka," imbuhnya.

Oleh karena itu Sandi menegaskan bahwa kunjungannya ke pesantren tidak akan dihentikan. Ke depan dia berencana kembali mengunjungi pondok-pondok pesantren lainnya.

"Mungkin dalam periode enam bulan ke depan tiap beberapa minggu saya akan coba menyapa warga pesantren, karena kami ingin mereka menjadi bagian dari solusi," pungkasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up