JawaPos Radar

Melawan Polisi dengan Senpi, Pengedar Sabu di Palembang Tewas Didor

08/10/2018, 19:33 WIB | Editor: Dida Tenola
Melawan Polisi dengan Senpi, Pengedar Sabu di Palembang Tewas Didor
Waka Polresta Palembang AKBP Prasetyo Purboyo (tengah) menjukkan pistol yang dipakai YL untuk menembak polisi. (Alwi Alim/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com– Seorang pengedar narkoba dikirim ke akhirat oleh Tim Trisula Polresta Palembang, Senin (8/10). YL, 42, terpaksa di-810 (sandi polisi untuk tembak mati,Red) karena berusaha melawan saat hendak ditangkap.

Waka Polresta Palembang AKBP Prasetyo Purboyo mengatakan, awalnya polisi mengendus informasi adanya transaksi narkoba dalam jumlah besar di kawasan Tegal Binangun, Palembang. Korps berseragam cokelat lantas menyelidikinya selama sepekan terakhir. Dan terbukti, transaksi itu terjadi hari ini.

"Tim kemudian melihat tersangka lagi mengendarai motor dan langsung dilakukan pemberhentian untuk ditangkap," katanya saat memberikan keterangan pers di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Senin (8/10).

Pada saat penangkapan, tersangka berusaha melarikan diri. YL bahkan berani menembak polisi yang berusaha meringkusnya. Beruntung tembakan tersangka meleset dan mengenai mobil di sekitar lokasi penangkapan.

Tak ingin ambil risiko, polisi langsung membalas tembakan tersebut. Timah panas polisi tepat mengenai pundak kiri tersangka. "Anggota langsung membawa tersangka ke rumah sakit tapi saat di tengah jalan korban sudah meninggal," tambah Prasetyo.

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil menyita senjata api dengan 4 peluru yang masih aktif dan 1 peluru yang sudah ditembakan. Selain itu mereka juga mengamankan barang bukti narkoba sebanyak 4 kantong besar sabu-sabu besar. Keempat kantong itu berisi 46 sabu-sabu paket hemat siap edar.

"Kami masih akan mengembangkan kasus ini untuk mencari bandar narkoba dibalik tersangka AL," tutup perwira polisi dengan dua balok di pundak tersebut.

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up