JawaPos Radar

Diduga Ilegal, Ribuan Ponsel Diamankan Lanal Batam

08/10/2018, 19:15 WIB | Editor: Budi Warsito
Diduga Ilegal, Ribuan Ponsel Diamankan Lanal Batam
Komandan Pangkalan TNI AL Batam, Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan, dalam ekspos di Dermaga Mako Lanal Batam pada Senin (8/10) sore. (Boni Bani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ribuan ponsel diduga barang ilegal diamankan Tim F1QR Lanal Batam dengan Patkamla Sea Rider 2. Ponsel tersebut, diamankan dari speedboat viber tanpa nama bermesin Yamaha 40 PK, di Perairan Pulau Dangsi, Kecamatan Sagulung Batam.

Adapun ponsel yang diamankan sebanyak 66 dus, yang jumlahnya sekitar 2.358 buah dengan berbagai merk, antara lain Iphone; Xiaomi; Vivo; Oppo; Sony Experia dan Advan.

Komandan Pangkalan TNI AL Batam, Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan mengatakan, saat akan diamankan, beberapa barang bukti diduga akan dibakar pelaku. Hal itu diketahui dari beberapa kotak yang sudah tersiram minyak bensin. Namun, petugas yang dengan segera menemukan kapal tersebut, membuat para pelaku tidak sempat melakukan aksi membakar barang bukti tersebut.

Diduga Ilegal, Ribuan Ponsel Diamankan Lanal Batam
Komandan Pangkalan TNI AL Batam, Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan, dalam ekspos di Dermaga Mako Lanal Batam pada Senin (8/10) sore. (Boni Bani/JawaPos.com)

Dijelaskannya, mereka melakukan penangkapan pada koordinat 1° 00' 439" N 103° 59' 304 E, pada Minggu (7/10) kemarin. Penangkapan berawal dari informasi Intelijen bahwa, akan adanya aktifitas speedboat tanpa nama yang diduga membawa barang-barang ilegal seperti narkoba dan mikol di Sungai Pengabu (Putri Hijau) Sagulung Batam.

"Selanjutnya Tim F1QR Lanal Batam dengan menggunakan Patkamla Sea Rider 2 Lanal Batam melaksanakan patroli penyekatan di beberapa titik yang kemungkinan akan dilalui oleh speedboat bermuatan barang ilegal tersebut," jelasnya dalam ekspos di Dermaga Mako Lanal Batam pada Senin (8/10) sore.

Pada Sabtu (6/10) sekitar pukul 21.35 WIB lanjutnya, tim F1QR Lanal Batam melihat secara visual adanya satu buah speedboat tanpa nama mengarah ke Sungai Pengabu. Selanjutnya Tim F1QR dengan Patkamla Sea Rider 2 menuju ke arah speedboat tersebut di perairan Muara Sungai Pengabu.

Tim melaksanakan Jarkaplid terhadap SB tanpa nama speedboat viber yang keluar dari sungai Pengabu, yang mengarah ke Pulau Dangsi. "Speed tersebut terus mencoba melarikan diri dengan cara menambah kecepatan dan berusaha menerobos ke bebakauan sampai akhirnya terperosok dalam bakau," kata Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan.

Pada Minggu (7/10) sekitar pukul 00.05 WIB, tim berhasil mengamankan satu buah speedboat. Namun ABK dan tekong kapal ini melarikan diri dengan cara melompat ke bakau-bakau. Sedangkan speedboat diketahui bermuatan barang elektronik berupa handpone.

Selanjutnya, Tim F1QR Lanal Batam dengan Patkamla Sea Rider 2 mengamankan speedboat beserta muatan dan dibawa menuju dermaga Lanal Batam untuk proses lebih lanjut. Tim F1QR Lanal Batam akan melaksanakan pengembangan terhadap pemilik speedboat dan pemilik barang serta Tekong/ABK dari speedboat tersebut.

Iwan melanjutkan, dari barang bukti yang diamankan, Lanal Batam menduga apa yang dilakukan pelaku adalah modus baru. Dimana mesin dan kapal yang digunakan tidak memiliki kekuatan untuk beradu dengan kapal petugas.

"Kita menduga ini modus baru, pelaku tidak menggunakan mesin besar agar tidak dicurigai," kata Iwan.

Terkait dengan siapa pemilik barang tersebut, dari proses penyelidikan awal, diduga ponsel ini dimiliki oleh banyak orang. Dimana barang ini nantinya akan dibawa keluar dari Batam dengan tujuan yang belum diketahui.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up