JawaPos Radar

Enam Jenazah Membusuk di Perumnas Balaroa Berhasil Dievakuasi

08/10/2018, 18:15 WIB | Editor: Estu Suryowati
Enam Jenazah Membusuk di Perumnas Balaroa Berhasil Dievakuasi
Basarnas melakukan proses evakuasi di Perumnas Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Sulawesi Tengah, Senin (8/10). (Ridwan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Proses evakuasi terhadap korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) terus dilakukan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (PNPB) mencatat, per Senin (8/10), sudah ada 1.948 korban yang berhasil diidentifikasi.

Salah satu titik pencarian mayat korban gempa dan tsunami dilakukan di Perumnas Balaroa, Kecamatan Palu Barat. Pencarian korban tersebut dilakukan oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) serta sejumlah relawan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), Baznas, dan lainnya.

Komandan Tim 5 Basarnas, Setiawan Abbas mengatakan, pihaknya pada hari ini berhasil mengevakuasi enam jenazah dari reruntuhan puing di Perumnas Balaroa.

"Sebanyak enam korban berhasil dievakuasi. Namun, baru satu yang teridentifikasi," kata Abas saat ditemui di lokasi.

Kondisi jenazah tersebut telah mengeluarkan bau tidak sedap. Sebab telah 10 hari tertimbun reruntuhan puing dan terendam lumpur likuifaksi.

Proses evakuasi dibantu enam alat berat. Namun kondisi reruntuhan puing bangunan menyulitkan Tim SAR dan relawan melakukan proses evakuasi.

Abas menyebut, pihaknya menurunkan 70 personel Basarnas. Mereka juga dibantu oleh sejumlah relawan yang bekerja di lokasi bencana.

"Proses evakuasi dimulai sejak pukul 07.00 hingga 17.00 WITA," jelasnya.

Untuk diketahui, Perumnas Balaroa merupakan satu dari sekian wilayah terdampak bencana gempa dan tsunami. Pada daerah tersebut terjadi likuifaksi yang menyebabkan tanah menjadi lumpur. Akibat peristiwa tersebut, diduga ribuan korban jiwa masih belum ditemukan.

(rdw/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up