JawaPos Radar

Cuma Mau Klarifikasi Kasus Sarumpaet, Polisi: Amien Rais Tenang Saja

08/10/2018, 17:55 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Cuma Mau Klarifikasi Kasus Sarumpaet, Polisi: Amien Rais Tenang Saja
Kepolisian meminta Amien Rais untuk memenuhi panggilan sebagai saksi kasus Ratna Sarumpaet. (Hendra Eka/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membeberkan alasan pemanggilan Amien Rais ke Polda Metro Jaya. Dia menyebut ada hal yang perlu dikonfirmasi penyidik kepada Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

"Karena penyidik itu setelah memeriksa Ratna Sarumpaet ada hal-hal yang perlu diklarifikasi (ke) Pak Amien Rais. Oleh sebab itu penyidik memanggil Pak Amien Rais untuk klarifikasi," ujarnya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (8/10).

Karenanya, akan lebih baik jika Amien memenuhi panggilan penyidik tersebut. Dirinya meminta kepada Amien untuk tidak takut atas pemanggilannya itu. "Jadi jangan takut dulu, belum-belum sudah ketakutan. Tenang saja, itu hanya mengklarifikasi informasi yang diterima penyidik," tegas Setyo.

Cuma Mau Klarifikasi Kasus Sarumpaet, Polisi: Amien Rais Tenang Saja
Infografis kasus kebohongan Ratna Sarumpaet. (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Diketahui, Amien sedianya dimintai keterangan pada Jumat 5 Oktober 2018 sekira pukul 11.00 WIB siang. Namun, hingga malam hari batang hidungnya tak nampak di Markas Polda Metro Jaya dan tak ada kabar ke polisi kenapa tidak hadir.

Dalam perkara ini, pemanggilan Amien berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan penyebaran berita bohong alias hoax yang dilakukan Ratna Sarumpaet. Mantan Ketua MPR itu sempat bertemu Ratna bersama Calon Presiden nomor urur 02 Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Pertemuan dilakukan usai kabar dugaan penganiayaan terhadap Ratna mencuat ke publik.

Ya, Ratna Sarumpaet sempat membuat geger masyarakat dengan foto wajahnya yang penuh lebam beberapa hari lalu. Ibunda Atiqah Hasiholan itu lantas bercerita kepada Prabowo hingga Amien bahwa luka lebam di wajahnya akibat dipukuli orang di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 21 September malam.

Namun ternyata setelah ditelusuri pihak Kepolisian, terungkap fakta bahwa Ratna pada tanggal tersebut Ratna malah berada di RS Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat. Hal tersebut diperkuat dengan rekaman CCTV dan bukti transfer uang dengan total Rp 90 juta.

Dia menjalani perawatan bedah pelastik hingga 24 September 2018. Usai polisi mengekspos fakta-fakta itu, akhirnya Ratna menggelar konferensi pers pada sore di hari yang sama dan mengakui bahwa dia telah berbohong dan sebagai pencipta hoax terbaik.

Lebih lanjut, Ratna pun diamankan pada Kamis (4/10) malam di Bandara Soekarno-Hatta ketika hendak bertolak ke Chili. Dia berdalih akan menghadiri konferensi internasional dan menjadi pembicara pada acara tersebut.

Ratna lantas digiring ke Mapolda Metro Jaya malam itu juga. Ternyata dia telah dicekal dan ditetapkan sebagai tersangka sejak sore sebelum keberangkatannya. Kini ratna ditahan di Mapolda Metro Jaya.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up