JawaPos Radar

Modus Serempet Mobil, Gasak HP Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

08/10/2018, 17:26 WIB | Editor: Dida Tenola
Modus Serempet Mobil, Gasak HP Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran (kemeja putih) mengembalikan handphone milik Esti Yuliani yang dijambret oleh tersangka. (Aryo Mahendro/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Unit Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polrestabes Surabaya meringkus seorang pelaku spesialis jambret handphone. Pelaku bernama Achmad Gofur, 38, warga Jalan Tanah Merah, Surabaya. 

Pelaku sendiri biasa mengincar perempuan yang mengemudikan mobil seorang diri. Achmad ditangkap usai menggasak handphone milik Esti Yuliani, 28, warga Jemursari.

Esti yang datang ke Mapolrestabes Surabaya menceritakan, Sabtu lalu (6/10) dirinya sedang mengantar anaknya sekolah naik mobil. Saat itu, dia sudah merasa ada yang membuntuti.

Selepas menurunkan anaknya di sekolah, Esti langsug pulang. Setibanya di sekitar komplek perumahan tempat tinggalnya Esti, mendengar suara gesekan di samping kanan belakang mobilnya. Ternyata, mobilnya diserempet Achmad.

Esti sempat berdebat hebat dengan Achmad. Di tengah perdebatan, Achmad mengaku akan mengganti biaya kerusakan mobil Esti. "Nah, saya minta identitasnya. Saya ingat-ingat plat nomor motornya. Lalu, saya telepon suami saya," cerita Esti, Senin (8/10)

Namun apes, belum sempat telepon itu diangkat suaminya, secepat kilat Achmad menyambar handphone Esti. Bahkan Esti sempat didorong oleh Achmad sebelum akhirnya melarikan diri. "Untung saya sudah catat nomernya. Dia (Achmad) naik Vario Putih,lalu, saya lapor ke Mapolsek Tenggilis Mejoyo," kata perempuan yang berprofesi sebagai dokter spesialis kulit dan kelamin itu.

Berbekal dari laporan itu, polisi langsung memburu Achmad. Korps berseragam cokelat terbantu dengan informasi nopol motor Achmad yang dicatat oleh korban. Tak sampai 24 jam usai aksinya, Achmad berhasil ditangkap.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menjelaskan, Achmad beraksi seorang diri."Selama sepuluh kali beraksi, tersangka selalu menggasak handphone. Sebab barang itu mudah didapat," jelas Sudamiran. 

Sementara itu, Achmad mengaku selalu mengincar perempuan yang mengemudikan mobil sendirian. Dia selalu menarget mobil yang kacanya terang. ”Kalau kacanya gelap saya nggak bisa lihat siapa saja yang di dalam mobil. Memang sengaja cari perempuan karena lebih mudah,” bebernya.

 

 

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up