JawaPos Radar

220 Prajurit TNI di Lombok Bergeser ke Palu

08/10/2018, 17:25 WIB | Editor: Erna Martiyanti
220 Prajurit TNI di Lombok Bergeser ke Palu
220 prajurit TNI yang sebelumnya membantu penanganan pascagempa di Lombok, kini bergeser ke Palu dan Donggala. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Penanganan pasca gempa dan tsunami di Palu dan Donggala masih terus dilakukan. Hari ini pun, sebanyak 220 prajurit TNI yang sebelumnya bertugas menangani pasca gempa NTB bergeser ke wilayah di Sulawesi Tengah itu.

Ratusan prajurit yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca gempa bumi NTB tersebut berangkat menggunakan KRI Teluk Lampung-540 dan KRI Teluk Cirebon-543. Pergeseran pasukan menuju Pelabuhan Makassar itu dibagi menjadi dua sorty dari Dermaga Lembar, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Senin (8/10).

Menurut Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Lombok Mayjen TNI Madsuni, pergeseran pasukan ke Kota Palu dan Kabupaten Donggala, untuk membantu percepatan proses pembersihan dampak dari bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Selain pasukan dan perlengkapannya, dikirimkan pula bantuan pakaian layak pakai dan 50 buah tandon air kapasitas tampung 500 kilogram. "Kami alihkan ke Kota Palu dan Kabupaten Donggala yang lebih membutuhkan," ujar Madsuni melalui keterangannya, Senin (8/10).

Dia menerangkan, pergeseran pasukan ke Kota Palu dan Kabupaten Donggala sorty pertama yaitu KRI Teluk Lampung-540 dan sorty ke dua KRI Teluk Cirebon-543. Adapun prajurit TNI yang dialihtugaskan, terdiri dari 200 personel Batalyon Zeni Tempur 8/Sakti Mandra Guna (Yonzipur 8/SMG), 13 personel Batalyon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka (Yonzikon 13/KE), 5 personel Korps Zeni Pasukan Marinir-1 dan 2 personel Batalyon Pembekalan dan Angkutan (Yonbekang) 1/Tri Bhakti Yudha Kostrad.

"Sedangkan alat berat yang dibawa, antara lain satu unit dozer D 65 25 ton, satu dozer D 53, satu exavator Pc 200, satu exavator Pc 130, dua truk NPS, satu mobil Triton, satu truk tangki pengangkut air dan empat motor KLX dinas," pungkas Madsuni

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up