JawaPos Radar

Elektabilitas Masih Rendah dari Kiai Ma'ruf

Sandiaga: Takdir Saya Harus Bekerja Lebih Keras

08/10/2018, 17:25 WIB | Editor: Kuswandi
Sandiaga Uno
Sandiaga Uno saat berkunjung ke kantor Jawa Pos biro Jakarta, beberapa waktu lalu (Issak Ramadhan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Hasil survei Saiful Mujani Research Center (SMRC) terbaru, mendapati hasil bahwa dua cawapres belum efektif mendongkrak elektabilitas capresnya. Bahkan khusus Sandiaga Uno disebut memiliki tugas lebih berat dibanding Ma'ruf Amin untuk meraih dukungan masyarakat.

Menanggapi itu, Sandi memilih bersikap positif. Hasil minor itu memicunya bekerja lebih keras lagi untuk meraih simpati rakyat.

"Ya itu takdir saya. Saya harus kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Saya melihat tantangannya di situ," ujar Sandi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (8/10).

Lebih lanjut Sandi menegaskan dirinya enggan hanya menjadi ban serep bagi Prabowo. Dia harus mampu membawa efek positif bagi pasangannya itu. Sehingga bisa meraih kemenangan di Pilpres 2019.

"Tugasnya cawapres itu harus membantu, termasuk menaikkan elektabilitas. Kalau fungsi kami di sana cuma jadi ban serep, hanya menjadi pelengkap, penderita, berarti bukan fungsi yang diharapkan masyarakat dan konstitusi," imbuhnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan akan melakukan langkah-langkah konkret supaya bisa menambah keterpilihan Prabowo. Salah satunya dengan turun langsung hingga lapisan terbawah masyarakat.

Di tengah rakyat, Sandi mengaku bisa menyerap langsung keluhan kehidupan mereka. Sehingga dia bisa menawarkan berbagai solusi. Dengan demikian diharapkan mampu meraih simpati rakyat dan mendapat dukungannya.

"Setiap hari saya turun ke masyarakat. Harapannya bisa menyentuh hati, menangkap aspirasi dan mencoba menenangkan hati dan pikiran mereka," tandasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up