JawaPos Radar

Eggi Sudjana Mau Laporkan Balik Farhat Abbas, Malah Ditolak Polri

08/10/2018, 15:05 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Eggi Sudjana Mau Laporkan Balik Farhat Abbas, Malah Ditolak Polri
Laporan balik Egi Sudjana terhadap Farhat Abas ditolak Polri. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Eggi Sudjana melalui kuasa hukumnya, Pitra Romadoni Nasution, melaporkan balik Farhat Abbas ke Bareskrim Polri. Mereka menilai Farhat telah melakukan fitnah dan pencemaran nama baik.

"Kami melaporkan Farhat Abbas karena telah mencemarkan nama baik klien kami. Kita ketahui tuduhan-tuduhan terhadap Eggi Sudjana ini menimbulkan suatu fitnah bagi klien kami," ujar Pitra saat ingin menyampaikan laporannya di lobi Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, Senin (8/10).

Adapun sebelumnya Farhat melaporkan pasangan calon Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais, dan sejumlah tokoh termasuk Eggi ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Total ada 17 tokoh yang dilaporkan. Farhat melaporkan dugaan penyebaran berita bohong atau hoax mengenai pengeroyokan Ratna Sarumpaet.

Namun sayangnya, laporan Eggi terhadap Farhat tak berbuah manis. Laporannya ditolak Bareskrim Polri. Pitra lantas kecewa atas penolakan itu.

"Kami sangat kecewa sekali dengan tindakan daripada aparat kepolisian. Dalam hal ini pihak SPKT Bareskrim Polri," kata dia usai menyampaikan laporan.

Pitra merasa direndahkan dengan sikap Bareskrim Polri karena berdasarkan UU 13 tahun 2008 tentang Advokat, dirinya berhak menjalankan upaya hukum terhadap klien yang dibelanya. Dia pun tidak habis pikir dengan alasan Bareskrim yang menolak laporannya hingga ada putusan pengadilan terhadap Farhat.

"Kalau menunggu keputusan pengadilan itu wewenang pengadilan, bukan wewenang kepolisian lagi. Sudah jelas dalam hukum acara pidana," tegas Pitra.

Dia lantas menilai wajar banyak yang menuding polisi tidak netral dalam menangani suatu kasus. Pitra curiga ada campur tangan pimpinan Polri dalam penanganan kasus ini. "Ini harus kita bongkar. Ini sudah merugikan pihak warga negara Republik Indonesia," tandasnya. 

(dna/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up