JawaPos Radar

Lepas Saham, Superkrane Mitra Utama Banjir Permintaan 991 Persen

08/10/2018, 14:34 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Lepas Saham, Superkrane Mitra Utama Banjir Permintaan 991 Persen
Berdasarkan prospektus Superkrane, sebanyak 50 persen dana hasil IPO digunakan untuk pembayaran uang muka pembelian crane baru, 25 persen untuk membayar utang dan sisanya untuk modal kerja. (Romys Binekasri / JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - PT Superkrane Mitra Utama Tbk melepas sahamnya di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Dalam penawarannya, saham perseroan mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) 991 persen atau hampir 11 kali. 

Head of Investment Banking UOB Kay Hian Sekuritas John Octavianus mengatakan, hal ini menunjukkan tingginya animo investor terhadap saham Superkrane. Masa penawaran umum saham perdana Superkrane berlangsung 3-5 Oktober 2018 dengan harga pelaksanaan Rp 700 per saham. 

Jumlah saham yang dilepas mencapai 300 juta atau setara 20 persen saham setelah IPO. Dengan demikian, perseroan meraup dana Rp 210 miliar.

Menurutnya, ada tiga faktor yang membuat saham perdana perusahaan ini diburu investor. Pertama, perseroan sangat terkait dengan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Kedua, Superkrane adalah perusahaan penyewaan crane terbesar di Indonesia. Ketiga, valuasi saham IPO Superkrane murah.

Dengan harga IPO Rp 700, dia mencatat, EV/EBITDA saham Superkrane mencapai 4,2 kali berdasarkan estimasi kinerja 2019, diskon 40 persen dari rata-rata perusahaan pembanding sejenis 7 kali.

"IPO Superkrane menarik, karena di tengah kondisi pasar yang volatile, minat investor relatif kuat, sehingga seluruh saham IPO terserap dengan valuasi yang optimal," kata John di Jakarta, Senin (8/10).

Mayoritas saham IPO, kata John, dialokasikan kepada investor jangka panjang, yang terdiri atas beberapa dana pensiun, aset manajemen, dan high networth investor. Dengan harga pelaksanaan Rp 700, seluruh saham dapat terserap oleh investor jangka panjang.

Berdasarkan prospektus Superkrane, sebanyak 50 persen dana hasil IPO digunakan untuk pembayaran uang muka pembelian crane baru, 25 persen untuk membayar utang dan sisanya untuk modal kerja. Pencatatan saham Superkrane akan berlangsung Kamis (11/10).

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up