JawaPos Radar

Kirim Bantuan Ke Palu, Megawati Kenang Pendirian Baguna PDIP

08/10/2018, 14:21 WIB | Editor: Imam Solehudin
Megawati
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat melihat-lihat foto korban yang terdampak gempa dan tsunami di Sulteng (Ist For JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ikut berpartisipasi mengirim bantuan ke Sulawesi Tengah, Senin (8/10). Pelepasan bantuan langsung dilakukan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri.

Disela-sela acara, Megawati lantas berbicara ketika partainya membentuk Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), organisasi sayap partai pimpinannya. Megawati bercerita ketika itu tak sedikit yang mempertanyakan keputusannya.

"Termasuk anak saya sendiri. Dia tanya untuk apa masuk ke bidang sosial. Saya jawab politik itu sebenarnya adalah juga persoalan sosial dan budaya," ujarnya di DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Senin (8/10).

Alhasil bantuan yang diberikan oleh Baguna lewat PDIP pun kini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang terdampak bencana. "Ternyata sangat membantu bagi masyarakat dan tertimpa bencana. Saya ingin ini dipopulerkan, disosialiasikan," katanya.

Adapun Mengawati melepaskan bantuan berupa kebutuhan pokok, seperti makanan, pakaian, obat-obatan. Total bantuan tersebut sekitar 61 ton.

Lebih lanjut Megawati mengatakan masyarakat harus memiliki kewaspadaan dini terhadap bencana. Untuk itu, sistem peringatan dini atau early warning system harus benar-benar berjalan.

Kata Megawati, sebagai insan beragama tentu tak menafikkan bencana karena kehendak Tuhan.
"Kita manusia yang diberi pikiran, sehingga harus cari cara bagaimana agar ini bisa dihadapi. Makanya harus ada early warning system," ungkapnya.

Presiden Indonesia ke-5 itu lantas menjelaskan tentang gejala-gejala sebelum bencana. Sebagai contoh, burung-burung laut ketika tsunami mau datang beterbangan ke darat.

"Itu satu indikasi. Kalau tak percaya tanya yang berpengetahuan," ungkapnya.

Bahkan, Megawati mengkhawatirkan wilayah DKI Jakarta pun tak serta-merta aman dari bencana. Apalagi letak Jakarta tak jauh dari Selat Sunda tempat Gunung Krakatau yang dikenal aktif.‎‎ Karena itu Megawati mendorong upaya untuk menyadarkan masyarakat akan potensi bencana.

"Rakyat yang harus disadarkan dan diberi pengetahuan, bagaiamana caranya mengatasi bencana ini," katanya.

Dibawa Pakai Maskapai Rusdi Kirana

Terpisah, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan bantuan tersebut itu akan dibawa ke Sulawesi Tengah melalui jalur darat dan udara.

Salah satu maskapai penerbangan swasta nasional yang dimiliki Dubes RI untuk Malaysia, Rusdi Kirana, bersedia membawa bantuan itu secara sukarela.

Kata Hasto, bantuan ini merupakan yang kedua. Bantuan pertama dibawa langsung oleh relawan Baguna yang tiba di Palu pada 30 Oktober.

Memang, setelah kejadian bencana pada 28 Oktober, Megawati langsung memerintahkan agar seluruh kader PDIP bergerak ke Sulawesi Tengah. Bahkan Megawati langsung menghubungi sejumlah kepala daerah dari partai itu agar secepatnya mengirim bantuan.

"Sehingga Bapak Presiden Jokowi bertindak cepat menyalurkan bantuan. Dan beliau memimpin secara langsung. Bahkan kegiatan jalan sehat di Solo yang sudah direncanakan, dibatalkan saat itu," kata Hasto.

Hasto mengatakan, aspek kemanusiaan, gotong royong, nurani yang bening untuk betul-betul membantu rakyat yang menjadi korban, memang harus dikedepankan. Dan tanpa ada kepentingan-kepentingan tertentu.

"Dan sekarang kita melihat penanganan bencana sudah jauh lebih baik. Distribusi bantuan sudah dapat disampaikan dengan jauh lebih baik lagi," pungkasnya.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up