JawaPos Radar

Ketika Wali Kota Palu Mengenang Hari Pertama Gempa dan Tsunami Terjadi

08/10/2018, 12:44 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Wali Kota Palu
Wali Kota Palu, Hidayat dan Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo alias Pasha. Keduanya dipastikan selamat dari guncangan gempa berkekuatan 7,7 Skala Richter, Jumat (28/9). (Jpnn/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wali Kota Palu Hidayat menginstruksikan para aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Palu agar turun ke lapangan, mengunjungi posko-posko pengungsian korban bencana. Hal itu untuk memastikan para pengungsi mendapat makanan dan dalam kondisi yang sehat.

Dia menceritakan, Pemkot Palu telah mengalami keterbatasan tenaga saat awal bencana terjadi. Bahkan, di hari pertama, dirinya bersama Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu dan Sekretarisnya yang langsung bekerja.

“Karena keterbatasan kita untuk meninjau (para pengungsi), memastikan itu (bantuan). Dan baru hari ini masuk semua. Dulu hanya saya, pak Pasha, dengan Pak Seko, cuma tiga orang bekerja. Semua karena (ASN menjadi) korban semua,” ujarnya usai memimpin apel hari pertama kerja pasca bencana di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (8/10).

Namun begitu, dia bersxyukur karena beberapa hari setelahnya beberapa pejabat sudah mulai aktif dan bisa turut bekerja. Kejadian itu tentu dapat dimakluminya.

“Hari kedua, ketiga, keempat, baru tiga orang kepala dinas datang. Kita masih maklumi, karena mereka pada saat kejadian itu berada sebagian besar di pantai. Kita maklumi itu. Camat baru aktif empat atau lima hari musibah,” kata Hidayat.

Menurutnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah mengeluarkan surat bahwa Palu tidak akan lagi mengalami gempa susulan sebesar gempa pertama yang disertai tsunami pada Jumat (28/9) lalu. Tetapi, mereka harus tetap waspada.

Saat ini, dia melihat para pengungsi sudah mulai berkurang. Hal tersebut pun dilakukan oleh dirinya. Perlahan-lahan, masyarakat bisa kembali ke rumah meski masih harus tidur di teras ataupun halaman.

“Ini pasti ada goyang sedikit-sedikit. Tetapi saya kira masyarakat tetap waspada juga. Saya sendiri sudah masuk teras. Kemarin di tenda-tenda, sekarang di teras. Pelan-pelan masuk dalam rumah. Saya sendiri begitu,” pungkasnya. 

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up