JawaPos Radar

Cegah Imigran Gelap, 40 Petugas Imigrasi Digembleng

08/10/2018, 12:03 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
TKI Ilegal
ILUSTRASI: TKI. (Bobi Bani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Hak Asasi Manusia (Badiklatkumham) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar pendidikan dan pelatihan bagi petugas di lapangan. Kegiatan diselenggarakan guna mencegah masuknya imigran gelap ke Indonesia. Terutama melalui perairan Selat Malaka. Pelatihan dilaunching di Hotel Golden Bay, Bengkong Laut, Batam, Senin (8/10).

Seperti diketahui, saat ini pemerintah Indonesia memberikan bebas visa kunjungan untuk 169 negara yang ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 21 tahun 2016. Selain berdampak positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata, kebijakan ini juga ada risikonya. Yakni banyaknya orang asing yang masuk ke Indonesia. “Maka dirasa perlu bagi kami untuk menggelar pendidikan dan pelatihan ini," ujar Kepala Badiklatkumham Kepri Hendy Emil.

Menurut Hendy, ada dua pelatihan yang akan digelar. Pertama, Pelatihan Teknis Pengawasan Keimigrasian yang berlangsung hingga Sabtu (13/10). Kedua, Pelatihan Dasar-Dasar HAM bagi Petugas Pemasyarakatan dan Imigrasi akan berlangsung hingga Rabu (10/10). pelatihan diikuti 40 peserta dari Kanwil Riau, Kanwil Sumatera Barat, dan Kanwil Jambi.

Sejumlah pejabat diundang sebagai pembicara. Mereka adalah Sekretaris Jenderal Kemenkumham Bambang Rantam Sariwanto, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum dan HAM Mardjoeki, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum mewakili Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Kepulauan Riau Hajerati. Turut dihadirkan pula para tenaga pengajar yang berkompeten dan berpengalaman.

“Diperlukan kompetensi yang mampu melakukan pengawasan keimigrasian secara cepat, teliti, dan terkoordinasi, tanpa mengabaikan keterbukaan dalam memberikan pelayanan bagi orang asing,” tutur Hendy.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up