JawaPos Radar

Gelombang 3 Meter Hantui Laut Jawa Bagian Timur

08/10/2018, 11:22 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Pantai Selatan
PANTAI SELATAN: Gelombang di Samudera Hindia Selatan Jatim cenderung lebih rendah dibandingkan Laut Jawa bagian Timur Jatim. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sudah hampir sepekan, gelombang tinggi terjadi di Laut Jawa bagian Timur. Berdasarkan hasil laporan Stasiun Meteorologi Maritim Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak, Surabaya, ketinggian gelombang berkisar antara 1,5 hingga 3 meter.

Padahal umumnya, ketinggian gelombang di perairan tersebut maksimal hanya 1,5 meter. Sedangkan gelombang tinggi biasanya merupakan tipikal laut Selatan.

Salah satu forecaster on duty Arif Hermanto menjelaskan, ketinggian gelombang lebih dari 2,5 meter di Laut Jawa diperkirakan berlangsung hingga besok. "Sudah ada tendensi penurunan gelombang selama sepekan. Hanya saja di Laut Jawa bagian Timur masih tinggi gelombangnya. Masih di atas tiga meter," jelas Arif, Senin (8/10).

Ketinggian gelombang untuk Laut Jawa bagian Timur berkisar antara 1,5 hingga 3 meter. Sedangkan di Samudera Hindia bagian Selatan Jatim antara 1,3 hingga 2,5 meter.

Arif meminta agar masyarakat mewaspadai tinggi gelombang yang mencapai 2,5 meter di perairan perairan Masalembu, Madura; Pulau Bawean, Gresik dan pesisir Utara Jatim. "Harap berhati-hati dan waspada, karena gelombang masih tinggi," imbaunya.

Secara umum, cuaca berawan. Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Laut Jawa bagian Timur. Kemudian kondisi angin, dominan dari arah Timur Laut menuju Tenggara. Kecepatan angin maksimal di Laut Jawa capai 26 Knot atau setara dengan 48 kilometer per jam. Sedangkan di Samudera Hindia Selatan Jatim sebesar 25 Knot atau 46 kilometer per jam.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up