JawaPos Radar

Cerita Nahas Keluarga Zulfikar yang Tewas Akibat Kebakaran Minimarket

3 Korban Ditemukan Dalam Kondisi Berpelukan

08/10/2018, 07:45 WIB | Editor: Ilham Safutra
Cerita Nahas Keluarga Zulfikar yang Tewas Akibat Kebakaran Minimarket
Petugas bersama warga memasang garis polisi minimarket yang terbakar di Desa Gampong Lhok Dalam, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Minggu (7/10). (MAULANA/RAKYAT ACEH/Jawa Pos Group)
Share this image

JawaPos.com - Kebakaran yang melanda minimarket di Jalan Trans Banda Aceh-Medan, Peureulak, Aceh Timur pada Minggu dini hari (7/10) menjadi petaka buruk bagi Zulfikar beserta keluarga. Keluarga itu tewas setelah minimarket yang juga tempat tinggalnya ludes dilahap si jago merah.

Selain Zulfikar, dalam kejadian nahas tersebut juga merenggut nyawa istrinya Meli Saputra, 23; serta anak mereka Mulkam El Azhar yang baru berusia 1,5 tahun. Mereka tewas dalam kondisi berpelukan di dalam kamar utama di lantai 2.

"Berdasar keterangan masyarakat, awalnya muncul asap hitam dari bangunan lantai 2 ruko minimarket Zakis 2 tersebut," kata Kapolsek Peureulak AKP Simson Purba kepada Rakyat Aceh (Jawa Pos Group).

Begitu ada asap, warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berteriak membangunkan si empunya rumah. Bukan hanya itu, warga juga berupaya memadamkan api. Mereka menggunakan alat seadanya.

Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Kobaran api justru semakin membesar. Menyambar semua yang ada di lantai 2 dan merembet ke lantai 1. Zulfikar dan keluarganya terjebak di dalamnya.

Api baru padam setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran datang membantu. Si jago merah berhasil dijinakkan 30 menit setelah tim pemadam datang. Begitu padam, petugas langsung menyisir masuk ke bangunan tersebut.

Saat itulah ditemukan tiga orang yang berpelukan dan tergeletak di lantai kamar. ''Saat dievakuasi sekeluarga itu dinyatakan telah meninggal dunia,'' jelas Simson.

Zulfikar bersama istri dan anaknya ditengarai kehabisan oksigen saat terjebak di dalam kamar yang dipenuhi asap tebal. Sebab, polisi tidak menemukan luka bakar di tubuh ketiganya. Begitu dievakuasi, ketiganya langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

Dari penyelidikan sementara, Simson menyebut penyebab kebakaran dipicu korsleting listrik. Tepatnya di lantai 2 bangunan yang masuk wilayah Gampong Lhok itu. Namun, Simson menegaskan bahwa itu baru dugaan awal timnya. ''Untuk kepastiannya, kami tunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,'' katanya. 

(mol/mai/JPG/c15/fim)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up