JawaPos Radar

Jokowi: Jangan Gara-gara Beda Presiden Jadi Terpecah Belah

08/10/2018, 06:50 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Jokowi: Jangan Gara-gara Beda Presiden Jadi Terpecah Belah
Jokowi saat bersilahturahmi dengan Paguyuban Warga Jawa Sumatera di Gelanggang Olahraga Lubuk Pakam, Deliserdang, Minggu (7/10). (dok. Humas Pemprov Sumut)
Share this image

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan agar masyarakat jangan terpecah belah meski beda pilihan politik. Hal itu diungkapkan Jokowi saat bersilahturahmi dengan Paguyuban Warga Jawa Sumatera di Gelanggang Olahraga Lubuk Pakam, Deliserdang, Minggu (7/10).

Kata Mertua dari Bobby Nasution tersebut, Indonesia adalah negara yang besar. Sehingga banyak suku yang mendiaminya. Tak terkecuali suku Jawa yang berjumlah sangat banyak.

Dia kembali menegaskan, jika perbedaan adalah kekayaan Indonesia. Melihat banyaknya suku yang ada bahkan setiap daerah, memiliki salam yang berbeda-beda.

"Di Sumut saja banyak ucapan salam, ada horas, tapi nanti di Pakpak beda lagi juah juah, di Karo beda lagi mejuah juah. Bayangkan, Sabang sampai Merauke," katanya, Minggu (7/10).

Menjelang momen pemilu 2019, Jokowi mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga solidaritas. Jangan sampai perbedaan pilihan malah memicu konflik.

"Saya titip selalu saya sampaikan jangan sampai karena beda bupati, gubernur, presiden, wali kota tiap lima tahun itu akan ada terus, jangan sampai kita terpecah terbelah gara-gara pilihan. Kita harus tetap satu sebagai bangsa Indonesia," ujarnya.

"Rukun akan membuat kita sejahtera. Kalau terbelah-belah membuat kita jadi rusak. Ini nanti di daerah masih seperti itu. Untungnya di Sumut tidak. Jangan sampai, akan rugi besar kita," katanya.

Jokowi mencontohkan kerukunan masyarakat pada saat Asian Games yang belum lama berakhir. Menurutnya pada saat bertanding, tidak ada atlet yang berpikir tentang identitas.

Pada kesempatan tersebut Ketua DPP Pujakesuma, Suratman mengatakan populasi orang Jawa di Sumatera Utara cukup besar.
"Ini merupakan aset bangsa yang perlu diberdayakan dan konsten serta perkumpulan menjaga keharmonisan kerukunan umat bergama, etnis dalam untaian NKRI," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi dan Edy Rahmayadi disambut ribuan warga Jawa Sumatera. Tak ketinggalan pula banyak warga yang meminta swafoto dan bersalaman dengannya.

Malam ini, Jokowi dijadwalkan akan membuka MTQ Nasional di Kota Medan. Keesokan harinya, Jokowi juga menghadiri Dies Natalis di USU.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up