JawaPos Radar

Dijuluki Kampung Texas, Bereda di Sepanjang Sungai Musi

07/10/2018, 21:48 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Dijuluki Kampung Texas, Bereda di Sepanjang Sungai Musi
Kondisi kampung Tangga Buntung di Palembang. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Kampung Texas merupakan julukan bagi kampung yang dinilai rawan tindak kriminal di Kota Palembang. Lantaran, tingginya tingkat perkelahian hingga menyebabkan kematian dan peredaran narkoba.

Salah satu kampung texas di Kota Palembang yakni Kampung Tangga Buntung yang berada di pinggiran sungai musi. 

Salah satu sejarahwan Palembang, Kemas A.R. Panji mengakui hal tersebut. Menurutnya, julukan kampung texas disematkan ke Tangga Buntung karena memang dahulunya kampung tangga buntung rawan terjadinya perkelahian hingga menyebabkan kematian dan tindak kriminal lainnya.

Hal ini dikarenakan kampung tersebut berada jauh dari pusat kota. Sehingga, jauh dari pengamatan pemerintah dalam hal ini pihak berwajib atau kepolisian.

Selain Tangga Buntung, hampir daerah yang jauh dari pusat kota terkenal kampung texas seperti Kertapati, Plaju, Sungai Lais dan beberapa tempat lainnya.

"Ini hanya sebatas stigma masyarakat saja, karena pada kenyataannya tidak terlalu menakutkan. Saya dari kecil main disana hingga sampai saat ini tapi tidak terjadi apapaun," katanya, Minggu (7/10).

Menurutnya, munculnya stigma masyarakat tersebut karena penduduk setempat bersifat tertutup dan segala sesuatu diselesaikan dengan kekerasan. Apalagi ditahun 70 an hingga 80 an belum ada larangan membawa pisau di pinggang. 

"Kalau dulu orang bawa pisau di pinggang itu biasa saja tapi ada aturan larangan dari pemerintah maka berangsur berubah," ujarnya.

Larangan tersebut diberlakukan pada tahun 90 an. Bahkan, semacam himbauan dibuat juga lagu yakni berjudul Pisau Dipinggang dimana dalam lagu tersebut tersirat bahwa membawa pisau itu tidak ada gunanya.

"Kini stigma tersebut seiring berjalannya waktu mulau pudar dan membaur seperti kampung lainnya serta masuknya penduduk-pendudukan baru," tutupnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Farman juga mengakui hal tersebut. Dikatakannya, Kampung Tangga Buntung ini juga dikenal sebagai kampung narkoba di Palembang karena memang berada di pinggiran Sungai Musi sehingga memudahkan peredaran narkoba.

"Karena itu, ini menjadi perhatian khusus kami agar peredaran narkoba dapat dicegah," katanya.

Salah satu upaya yang akan dilakukan yakni menjadikan kampung Tangga Buntung ini sebagai tempat percontohan rehabilitasi. Meskipun begitu, dirinya belum dapat memastikan realisasi rencana tersebut.

"Ini program dari BNN tapi kami telah mengajukan kampung Tangga Buntung ini karena peredaran narkoba nya cukup banyak. Tapi kami belum tahu kapan akan dimulai rencana ini," singkatnya.

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up