JawaPos Radar

Rekening Oplas dan Donasi Bencana Sama, Kuasa Hukum: Itu Sah Saja

07/10/2018, 17:11 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Rekening Oplas dan Donasi Bencana Sama, Kuasa Hukum: Itu Sah Saja
Penggunaan rekening yang sama untuk oplas dan donasi bencana dianggap hal yang biasa oleh pengacara Ratna Sarumpaet. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Kasus penyebaran hoax yang dilakukan Atersangka Ratna Sarumpaet berbuntut panjang. Pasalnya diketahui juga pambayaran operasi sedot lemak yang dilakukannya menggunakan rekening yang sama dengan yang dipakai anaknya Atiqah Hasiholan saat penggalangan dana untuk kapal tenggelam di Danau Toba beberapa waktu lalu.

Atas penggunaan rekening itu, kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasaruddin mengatakan itu merupakan hal yang menurutnya sah-sah saja. Karena itu merupakan rekening milik dari Ratna sendiri.

"Terkait rekening yang dipakai itu kan atas nama ibu Ratna sendiri, jadi itu sah-sah saja," Insank saat dihubungi JawaPos.com Minggu (7/10).

Rekening Oplas dan Donasi Bencana Sama, Kuasa Hukum: Itu Sah Saja
Infografis kebohongan Ratna Sarumpaet. (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Insank juga menambahkan terkait dana yang masuk dalam rekening Ratna Sarumpaet untuk donasi di Danau Toba hanya berkisar Rp 10 juta. Dana tersebut sudah digunakannya untuk membeli peralatan selagi dia di sana.

"Terkait dana untuk Danau Toba itu hanya masuk sekitar Rp 10 juta, yang digunakan beliau untuk membeli tenda dan peralatan untuk di sana. Bahkan beliau menambahkan dengan uang pribadinya," jelas Insank.

Kesamaan penggunaan rekening tersebut, diketahui setelah Ratna membuat berita bohong mengenai penganiayaan yang dialaminya. Alih-alih dianiaya, mula lebam yang ada di wajah Ratna justru karena dirinya menjalani operasi sedot lemak.

Polisi pun membeberkan bukti-bukti berupa transfer sejumlah uang melalui rekening Ratna ke Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika pada tanggal 21-14 September. Setelah fakta tersebut muncul, netizen sadar bahwa rekening yang digunakan untuk membayar rumah sakit sama persis dengan saat penggalangan dana untuk tenggelamnya kapal di Danau Toba.

Sebelumnya diberitakan, Ratna Sarumpaet ditangkap saat akan pergi ke Chilli pada hari Jumat (5/10) dan digelandang ke Mapolda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan. Ratna pun ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyebaran berita bohong atau hoax. Polda Metri Jaya juga menahannya hingga 20 hari ke depan.

(dik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up