JawaPos Radar

Pilpres 2019

KPU Larang Kampanye di Pesantren, Ma'ruf Amin: Saya Hanya Silaturahmi

07/10/2018, 16:11 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Ma'ruf Amin
Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin mengaku dirinya tidak pernah berkampanye di pesantren, yang ia lakukan hanya sebatas silaturahmi. (Fedrik/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengeluarkan larangan agar setiap pasangan calon yang bertarung di Pilpres 2019 tidak berkampanye di area pondok pesantren. Namun diketahui, cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin belakangan sering berkungjung ke pesantren.

Disinggung mengenai hal ini, Ma'ruf mengaku kedatangannya ke sejumlah pesantren tidak berkaitan dengan kampanye. Ini merupakan kebiasannya bersilaturahmi dengan para ulama dan santri.

"Saya enggak pernah kampanye (kalau ke pesantren), saya hanya silaturahmi," kata Ma'ruf seusai menutup Rapimnas IPPNU di Hotel Bintang, Jalan Raden Saleh, Cikini Jakarta Pusat, Minggu (7/10).

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mengeluarkan pernyataan bahwa pesantren termasuk lembaga pendidikan. Oleh karena itu kegiatan politik termasuk kampanye dilarang dilakukan di area itu. 

Meski demikian Ma'ruf tetap bersikukuh dirinya tidak melakukan pelanggaran aturan KPU. Kedepannya untuk agenda kunjungan ke pesantren pun akan tetap dilakukan.

"Oh iya (tetap ke pesantren), itukan dunia saya," tegasnya.

Di sisi lain Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengatakan, dirinya juga tidak melarang jika lawannya, Prabowo-Sandi juga melakukan hal sama. Seperti yang saat ini dilakukan Sandi dengan berkunjung ke beberapa pondok pesantren di Jawa Timur. 

"Ya boleh saja (Sandi ke pesantren)," pungkasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up