JawaPos Radar

PLN Upayakan Listrik MTQ Nasional 2018 Tak Berkedip

07/10/2018, 14:55 WIB | Editor: Budi Warsito
PLN Upayakan Listrik MTQ Nasional 2018 Tak Berkedip
()
Share this image

JawaPos.com - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2018 di Sumatera Utara (Sumut) mendapat perlakuan khusus dari PT PLN (Persero) Wilayah Sumut. Pasokan ke MTQ Nasional diklaim mumpuni.

PLN akan bersiaga mengawal listrik di MTQ selama gelaran berlangsung mulai dari 4-13 Oktober 2018. Meski fokus ke MTQ, PLN menjamin pasokan untuk Sumut tetap andal. 

Berbagai persiapan pun sudah dilakukan. Mulai dari menggandakan suplai dan menyiapkan generator set (genset) di lokasi MTQ. 

General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Feby Joko Priharto melalui Manajer Komunikasi PLN Wilayah Sumut, Rudi Artono mengatakan, pihaknya menjamin listrik akan tetap aman selama berlangsungnya acara hingga selesai. 

Suplai ke arena MTQ Nasional menggunakan dua gardu induk. Sehingga pasokan ke tempat lain tetap terjaga. "Jadi penguatan ini mulai dari orangnya, materialnya, peralatan, sparepart dan sebagainya. Itu semua kami pastikan tidak akan mengganggu kelancaran pelayanan masyarakat secara umum," katanya , Minggu (7/10).

Listrik yang disuplai PLN lanjutnya, sebesar 3,1 Mega Volt Ampere (MVA). Untuk menjaga suplai, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Medan menyiapkan Trafo Mobile, Genset dan Power Bank atau UPS.

Untuk Trafo Mobile 630 Kva tersedia empat unit. Tiga unit sudah terkoneksi dan siaga dengan tegangan dengan panel masing-masing Mulai dari LED, Lighting, sound dan Aqua scan, dan satu unit lagi untuk mensuplai tenda pameran. 

"Jadi semuanya sudah kita siapkan untuk kenyamanan MTQ Nasional," kata Rudi.

Dia melanjutkan, untuk Gedung Astaka dan LPJU juga sudah standby dengan dikoneksikannya Trafo Mobile 315 Kva dan untuk Trafo Mobile 400 Kva. 

Rudi juga mengungkapkan bahwa, daya sebesar 3,1 MVA itu terbagi kepada penyaluran listrik diantaranya adalah pendingin ruangan atau AC, lighting panggung utama, Videotron, sound sistem penerangan.

Selain itu, ada sekitar 61 petugas teknis yang akan disiagakan di beberapa titik pelaksanaan MTQ Nasional. "Seperti di lokasi utama gedung Astaka Pancing dan titik yang lain. Di antaranya UINSU Pancing, Akademi Pariwisata, Istana Maimun, Asrama Haji dan Lapangan Merdeka," tuturnya.

Untuk wilayah Gedung Astaka, PLN optimalkan kemampuan suplai listrik utama yang di backup tujuh unit trafo mobile yang di siagakan oleh personil pengawas selama 24 jam.

Sementara untuk titik lain, petugas siaga hanya delapan jam, sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang hanya sampai jam 6 sore. Kemudian PLN menyiapkan juga dua penyulang, yakni dari Gardu Induk Glugur dan Gardu Induk Denai serta sistem otomatis.

"Jadi dipastikan tidak ada kedipan jika terjadi peralihan dari sistem otomatis ke genset atau sebaliknya karena memang pengoptimalan ini secara baik," tandasnya. 

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up