JawaPos Radar

Pengacara Buni Yani Maju Jadi Senator, Ungkap Persoalan di Jabar

07/10/2018, 14:09 WIB | Editor: Imam Solehudin
Pengacara Buni Yani Maju Jadi Senator, Ungkap Persoalan di Jabar
Pengacara Aldwin Rahadian (tiga dari kanan) ketika mendampingi Arnita (paling kiri) di Ombudsman, Jakarta. Adlwin mengatakan bahwa persoalan pendampingan hukum bagi anak menjadi salah satu isu penting di Jawa Barat. (Ist For JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ketua Tim Pembela Buni Yani, Aldwin Rahadian maju sebagai Calon Senator atau Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar). Hal ini dipastikan melalui penetapan daftar calon tetap (DCT) oleh KPU pada 20 September 2018.

Salah satu Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat ini mendapat nomor 33.

Aldwin mengungkapkan, sebagai provinsi terbesar di Indonesia baik dari sisi penduduk maupun dari sisi wilayah, warga Jabar membutuhkan banyak saluran aspirasi yang efektif untuk menyuarakan dan mendapatkan solusi dari berbagai persoalan hidup.

Selain itu, sebagai sebuah provinsi yang mempunyai begitu banyak potensi dan tantangan dalam menyejahterakan rakyatnya. Jabar, kata Aldwin, harus menempatkan sosok yang tepat, responsif, berkapasitas dan beritegritas dalam memperjuangkan kepentingan Jabar di pentas nasional.

"Sehingga kesejahteraan rakyat di provinsi ini terwujud," ujar suami dari akvitis Fahira Idris itu kepada JawaPos.com.

Menurut Aldwin, selama empat tahun terakhir ini, harus diakui warga Jabar belum merasakan sepenuhnya kehadiran sebuah lembaga perwakilan rakyat bernama DPD-RI.

"Padahal DPD merupakan saluran alternatif untuk menyuarakan dan menyelesaikan berbagai persoalan di Jawa Barat," ungkapnya.

Menurut Aldwin, masih banyak peristiwa dan persoalan penting di Jabar yang harus dituntaskan.

Misalnya masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, persoalan TKI asal Jawa Barat, infrastruktur dan ekonomi pedesaan, kemudahan mendapatkan akses terhadap air bersih, hingga advokasi terhadap warga terutama anak dan perempuan korban kekerasan.

"Dan ini masih luput dari perhatian apalagi solusi dari para Anggota DPD RI asal Jawa Barat," pungkasnya.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up