JawaPos Radar

Menilik Persiapan Jelang Pembukaan MTQ Nasional 2018

07/10/2018, 13:44 WIB | Editor: Budi Warsito
Menilik Persiapan Jelang Pembukaan MTQ Nasional 2018
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin  saat melakukan peninjauan di lokasi Astaka MTQ Nasional 2018. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2018 akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo, Minggu (7/10) malam. Persiapan demi persiapan sudah dilakukan sejak lama. Karena, Sumatera Utara sudsh menunggu selama 47 tahun untuk menjadi tuan rumah. 

Kegiatan akan difokuskan di arena utama Astaka MTQ di kawasan Jalan Willem Iskandar,Kota Medan. Sejumlah acara untuk menyambut gelaran sudah dilakukan. Mulai dari, Malam Ta'aruf, Pawai Peserta MTQ dan lainnya.

Meski baru nanti malam dibuka oleh Presiden Jokowi, arena Astaka sudah dipadati masyarakat. Pengamanan pun diperketat. Polisi saja menurunkan hingga 2 ribu petugas. Para penguysaha UMKM di dalam arena pun sibuk membuka gerainya. Merapikan tempat supaya terlihat rapi ketika presiden datang. 

Menilik Persiapan Jelang Pembukaan MTQ Nasional 2018
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin  saat melakukan peninjauan di lokasi Astaka MTQ Nasional 2018. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

Kendaraan-kendaraan pengunjung pun dilarang masuk. Parkir dialihkan ke Komplek MMTC di seberang lapangan utama. 

Di panggung utama, lagu Ya Jamalu yang dinyanyikan Nissa Sabyan menggema ke seluruh penjuru Astaka. Menghibur panitia yang sibuk mengatur deretan bangku plastik merah di depan panggung utama. 

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin pun melakukan peninjauan. Dia ingin memastikan gelaran MTQ Nasional berjalan lancar. "Alhamdulillah sudah cukup baik," ujarnya, Minggu (7/10). 

Lukman juga menyempatkan diri mengunjungi stan pameran dan melihat langsung perlomban kaligrafi. Peserta kebanyakan pemuda.

Lukman juga memuji teknologi yang ada di media Centre. Dimana para awak media bisa melihat seluruh venue dari layar yang ada. "Harapannya kualitas penyelenggaraan MTQ kali ini bisa lebih baik. Dan itu ditunjukan oleh hakim-hakimnya yang bisa bekerja secara objektif dan profesional secara bertanggungjawab. Tapi juga kualitas para peserta yang ikut perlombaan. Ini sangat membanggakan. Banyak peserta muda,  ini menunjukkan minat pemuda kita terhadap Alquran semakin besar," katanya. 

Selain persiapan di lokasi, kKementerian Perhubungan juga memberikan fasilitas bus gratis kepada peserta. Ada 66 bus bus yang didatangkan langsung dari Jakarta.

Nantinya bus itu akan mengangkut peserta dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Baik yang ada di Istana Maimun ataupun di Astaka.

Masyarakat juga bisa memanfaatkan bus tersebut untuk menumpang ke lokasi acara. Bus ini nantinya akan menjemput masyarakat di sejumlah kawasan yang dilintasi. 

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up