JawaPos Radar

Di Film Terbaru, Dimas Anggara Keluar Zona Nyaman

07/10/2018, 10:16 WIB | Editor: Deti Mega Purnamasari
Di Film Terbaru, Dimas Anggara Keluar Zona Nyaman
Dimas Anggara (Instagram/dimsanggara)
Share this image

JawaPos.com - Film terbaru Dimas Anggra berjudul Dancing in the Rain, menjadi film yang mengharuskannya keluar dari zona nyaman. Di film ber-genre drama tersebut, Dimas tidak akan berperan sebagai pria tampan dan cool lagi seperti biasanya.

Hal tersebut disampaikan Bunga Zainal ketika wawancara bersama JawaPos.com belum lama ini. 

“Kalian akan melihat Dimas bukan seperti Dimas yang kalian lihat, Dimas keluar dari zona nyamannya,” ujar Bunga.

Tidak hanya itu, di film ini Dimas juga harus berperan menjadi orang yang butuh perhatian khusus (spectrum autis). Ia mempunyai eyang (Crhistine Hakim) yang sayang kepadanya. Ia juga memiliki sahabat Kinara (Bunga Zainal) dan Radin, yang selalu membela Bayu (Dimas Anggara) saat di-bully oleh temannya.

Tidak tanggung-tanggung, untuk film yang proses syutingnya sebulan penuh ini, suami Nadine Chandrawinata ini mengaku mendalami perannya dengan memperbanyak interaksi bersama para penyandang spectrum autis selama tiga bulan penuh. Ia didampingi psikolog ketika melakukan hal tersebut untuk lebih memperdalam.

“Kebetulan Mama saya punya yayasan untuk anak kebutuhan khusus. Jadi aku meminta langsung sama Mama untuk bertemu langsung dengan anak yang punya kebutuhan khusus itu,” ujar Dimas di waktu yang sama.

Demi memperdalam perannya, banyak hal yang harus Dimas lakukan. Diantaranya ia harus memukul-mukul kepalanya sendiri, berusaha tidak menatap orang lawan bicaranya, dan mempunyai sikap menjadi anak kecil.

Dimas mengaku saat memerankan Bayu ia merasa lebih bersyukur dengan apa yang ia punya. Di awal mendapat peran ini pun, Dimas merasa hal tersebut akan menyenangkan. Namun ternyata bagi Dimas hal ini sulit, karena perannya ini harus bermain dengan mata.

Di fim ini, selain menceritakan kasih sayang orangctua, juga menceritakan sebuah persahabatan.

Cerita diawali dengan benih cinta yang tumbuh diantara Radin dan Kinara. Diantara mereka ada Bayu yang di fitnah, seolah ia mencelakakan mereka. Radin yang salah paham menjadi sangat marah dan meninggalkan Bayu. Bertahun tahun mereka memperjuangkan persahabatan dengan ketulusan, tawa dan air mata.

(agi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up