JawaPos Radar

Ditularkan Semua Jenis Nyamuk, Waspadai Penyakit Kaki Gajah

07/10/2018, 09:35 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
penyakit kaki gajah, obat kaki gajah,
Penderita penyakit kaki gajah yang disebabkan cacing mikrofilariasis dan ditularkan melalui perantara nyamuk. (Kemenkes)
Share this image

JawaPos.com - Penyakit Kaki Gajah (Filariasis) adalah penyakit yang menular pada seseoran yang disebabkan cacing mikrofilariasis dan ditularkan melalui perantara nyamuk. Penyakit ini masih cukup awam di tengah masyarakat jika dibandingkan penyakit infeksi seperti diare, batuk, pilek dan lainnya. Apalagi penyakit ini masih dipandang belum mengkhawatirkan.

Padahal jika sudah terpapar, seseorang akan mengalami bengkak di sejumlah bagian tubuh. Kondisi itu bisa menyebabkan kecacatan meski sudah dioperasi.

Maka bulan Oktober diperingati sebagai bulan eliminasi penyakit kaki gajah (BELKAGA). Untuk itu, seluruh penduduk yang berusia antara 2-70 tahun dan tinggal di wilayah endemis penyakit kaki gajah atau Filariasis akan diingatkan untuk meminum obat pencegahan yang diberikan dalam program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis sebanyak 1 dosis setiap tahun selama 5 tahun berturut-turut.

penyakit kaki gajah, obat kaki gajah,
Infografis penyakit kaki gajah (Filariasis). (Rofiah Drajat/JawaPos.com)

''Hingga saat ini, hanya ada 6 provinsi yang bukan daerah endemis Filariasis di Indonesia, yaitu provinsi DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Tenggara, dan Nusa Tenggara Barat,'' tutur Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonosis (P2TVZ) Kementerian Kesehatan, dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH, Dsc, dalam paparan tertulisnya.

Apa itu Filariasis?

Filariasis atau yang lebih dikenal dengan sebutan penyakit kaki gajah, masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia karena baik anak-anak maupun dewasa, baik pria maupun wanita, semua bisa tertular penyakit kaki gajah. Filariasis ditularkan dengan perantaraan nyamuk sebagai vektornya. Berbeda dengan penyakit DBD atau Malaria yang hanya ditularkan oleh satu jenis nyamuk tertentu, penyakit Filariasis dapat ditularkan oleh semua jenis nyamuk.

Di Indonesia sampai saat ini terdapat jumlah penderita lebih dari 14 ribu orang penderita kasus kronis yang tersebar di lebih dari 400 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Kegiatan minum obat pencegahan penyakit kaki gajah disebut Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis yang tujuannya untuk menurunkan microfilaria rate di wilayah endemis. Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, sebanyak 236 Kabupaten/Kota yang tersebar di 28 Provinsi masih merupakan daerah yang endemis Filariasis.

''Tahun ini, sebanyak 131 Kabupaten/Kota masih harus minum obat. Tidak serentak, karena ada Kabupaten/Kota yang tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan, bahkan ada yang di tahun kelima (terakhir) pelaksanaan,'' kata dr. Jane.

Maka setiap orang harus minum obat 5 tahun berturut-turut, 1 kali per tahun agar tak menjadi penderita. Setiap orang meminum obat anti kaki gajah harus lima tahun untuk membunuh cacing mikrofilariasis di dalam tubuh. Sehingga cacing menjadi mandul lemah tak bisa bertelur dan tak bisa menularkan ke orang lain.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up