JawaPos Radar

Diduga Korsleting Listrik, Kios Gadai di Pasar Minggu Hangus Terbakar

07/10/2018, 09:27 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Diduga Korsleting Listrik, Kios Gadai di Pasar Minggu Hangus Terbakar
Api melalap kios gadai di Pasar Minggu, Sabtu (7/10) malam. (Istimewa for JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sebuah kios gadai di Jalan Raya Pasar Minggu RT 001/05 Kelurahan Pejaten Barat, Jakarta Selatan hangus di lalap si jago merah. Peristiwa terjadi pada Sabtu (6/10) malam sekitar pukul 22.30.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Harsono mengatakan saat peristiwa terjadi kios gadai tersebut sudah dalam keadaan tutup. Semula salah karyawan bernama Andi Maulana melihat melalui CCTV kios ada kepulan asap. Dugaan sementara kebakaran karena korsleting listrik.

"Saksi mengetahui adanya kepulan asap di Kios Gadai Indonesia CCTV kantor pusat gadai. Selanjutnya saksi langsung memberitahukan kejadian tersebut ke kepala kios gadai yang ada di Pasar Minggu," kata Harsono, Minggu (7/10).

Diduga Korsleting Listrik, Kios Gadai di Pasar Minggu Hangus Terbakar
Kios gadai di Pasar Minggu dilalap si jago merah, Sabtu (7/10) malam. (Istimewa for JawaPos.com)

Sementara itu, berdasarkan keterangan karyawan lainnya bernama Saidah Nurkhasana kios telah ditutup pada pukul 22.00. Sedangkan peristiwa kebakaran terjadi 3 menit kemudiaan yakni pukul 22.30.

"Setelah mendapatkan kabar bahwa ada kebakaran di dalam kios selanjutnya beberapa karyawan kembali mendatangi kios dan berusaha membuka pintu gerbang.
Saat itu di dalam ruangan kios sudah banyak asap. Selanjutnya mereka langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran," ujarnya.

Tak lama berselang yakni pukul 22.45 petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan tiba di lokasi. Ada 17 unit mobil pemadam yang dikerahkan ke lokasi.

"Pukul 23.50 WIB api sudah dapat di mpadamkan sehingga api tidak menjalar ke bangunan kios kiri dan kanannya," terangnya.

Harsono menambahkan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Untuk kerugian sementara belum dapat ditafsirkan dan untuk barang barang elektronik yang terbakar masih diinventarisir.

(dik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up