JawaPos Radar

Liga 1 2018

Persebaya Kalah di Kanjuruhan, Ini Permintaan Djanur kepada Wasit

07/10/2018, 01:49 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Persebaya Surabaya, Arema FC, Liga 1 2018, Djadjang Nurdjaman
Djanur minta wasit lebih jeli dalam mengambil keputusan (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, memiliki permintaan kepada wasit usai timnya kalah dari Arema FC, Sabtu (6/10) sore WIB. Djanur - sapaan akrabnya, minta wasit lebih jeli dalam memimpin pertandingan.

Menurut Djanur, keputusan wasit Dodi Setia Purnama memberikan tendangan bebas untuk Arema FC kurang tepat. Dari tendangan bebas itu Arema FC bisa mencetak gol lewat Nur Hardianto. "Tidak ada sentuhan," ucap Djanur.

Djajang menilai, banyak keputusan wasit yang menurut dia kurang pas. Misalnya saja, yang seharusnya tidak pelanggaran, dinilai sebagai pelanggaran. Itulah kenapa dia meminta agar wasit lebih jeli.

"Wasit harus lebih jeli melihat sentuhan dan benturan antarpemain," imbuh Djanur.

Terkait Aremania yang terus meneriakkan yel-yel dengan kalimat sarkasme kepada Persebaya, Djanur menyebutnya tak berpengaruh besar bagi timnya. Namun dia tidak menampik jika kehadiran Aremania juga membawa pengaruh bagi mereka.

"Pasti ada (pengaruh) walau tidak besar. Walau saya bilang ke pemain, harus 'wani' jangan takut," tegas Djanur.

Selain itu, kekalahan juga dimungkinkan karena Persebaya tidak mencoba sesi uji coba lapangan. Sebelum pertandingan, mereka tetap berlatih di Surabaya. Apalagi beberapa kali pemain mereka tampak salah umpan.

Akan tetapi, keputusan itu dilakukan karena pertimbangan keamanan pemain. Sehingga mereka memilih untuk tidak mencoba lapangan.

"Di luar lapangan saja tensi tinggi. Bagaimana jika kami mencoba lapangan. Keputusan kami ini karena demi keamanan," pungkas Djanur.

(tik/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up