JawaPos Radar

Dimotori Ulama Muda, Samawi Targetkan 6,3 Juta Suara untuk Jokowi

06/10/2018, 21:08 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Pilpres 2019
DEKLARASI SAMAWI: Ribuan pengunjung menyaksikan penampilan Mafia Sholawat, Gus Ali dalam rangkaian acara deklarasi Samawi Jateng di Gedung Sindoro, kawasan PRPP Semarang, Sabtu (6/10). (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sebuah kelompok yang dimotori para ulama muda, yakni Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) menyatakan dukungannya kepada pasangan capres-cawapres Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Komitmennya, tak lain mengumpulkan suara sebanyak-banyaknya untuk pasangan nomor satu tersebut pada gelaran Pilpres 2019.

Sekjen Samawi Aminuddin Makruf mengatakan, secara nasional mereka mematok 6,3 juta suara untuk Jokowi-Ma'ruf. "Kalau untuk di Jateng saat ini masig akan dikonsolidasikan dengan teman-teman untuk target suaranya," terangnya saat deklarasi Samawi Jateng, di Gedung Sindoro, kawasan PRPP Semarang, Sabtu (6/10).

Aminuddin mengungkap, Samawi memiliki fokus di sepuluh provinsi dalam deklarasinya. Dari jumlah sebesar itu, sudah ditetapkan target suara untuk Jatim dan Jabar.

"Kami sudah konsolidasi di Jatim dengan target sekitar 2,5 juta suara untuk paslon nomor 1. Angka di dapat dari tim yang akan belerja menggalang dukungan dari pintu ke pintu. Kurang lebih menyasar delapan ribu desa," jelasnya. 

Sementara di Jabar, dirinya mengaku seluruh jajaran akan bekerja dengan menyasar 5.800 desa. Targetnya, yakni sekitar 1,5 juta suara pemilih. 

Ia menambahkan, kalangan pemilih menjadi targetnya adalah kalangan masyarakat umum dan generasi muda. "Pemilih pemula ini usia 17-21 tahun untuk target suara khusus. Kemudian kami ingin menggaet kalangan menengah ke atas melalui komunitas-komunitas," jelas dia. 

Kalangan menengah ke atas, secara kuantitas menurut Aminuddin, cukup potensial. Akademisi, selain itu, lanjutnya juga menjadi kelompok yang tak luput dari sasaran. Lantaran, Samawi sendiri banyak dimotori oleh aktivis maupun organisasi dari kalangan mahasiswa.

Adapun dalam deklarasi tersebut dihadiri tamu undangan macam Mafia Sholawat  Gus Ali serta Gus Azmi. Keduanya memang menjadi daya tarik sekitar ribuan pengunjung yang hadir, dimana sebagian besar dari mereka adalah anak muda rentang usia pelajar dan mahasiswa.

Di sisi lain, itu Koordinator Wilayah Jateng, Ahmad Faruz Nuris atau yang kerap disapa Gus Noeris mengatakan, Samawi Jateng bergerak di 29 Kabupaten/Kota. Optimal memang, karena sebagaimana ia sebutkan, ini merupakan wujud ikhtiar memenangkan paslon Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019.

Pihaknya optimistis mendapatkan dukungan suara pemilih-pemilih seperti yang telah ditargerkan. Ia beranggapan karena Samawi banyak didominasi oleh putra-putra kiai di Jateng. "Baik dari Madrasah Diniyah, pesantren, atau mereka ulama-ulama muda," timpalya.

Yang jelas, Ahmad memastikan bahwa Samawi tidak terafiliasi dengan partai manapun. Bergerak secara mandiri dan murni tergerak atau terdorong dengan kinerja Jokowi selama memimpin yang mereka nilai positif.

"Kemudian komitmen membangun NKRI juga baik. Lalu bentuk penghormatan beliau kepada ulama/kyai dan pesantren di Indonesia menjadi alasan Samawi mendukungnya," tandasnya.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up