JawaPos Radar

Air Mata Menteri Rini Mengali Untuk Antonius Gunawan Karyawan Airnav

06/10/2018, 19:16 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Air Mata Menteri Rini Mengali Untuk Antonius Gunawan Karyawan Airnav
Menteri Rini memberikan penghargaan kepada keluarga Antonius Agung (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com – Bencana gempa dan tsunami yang menimpa Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi telah lewat satu minggu. Namun, luka dan duka korban belum kering begitu saja. Salah satu yang jadi korban dalam bencana yang terjadi Jum'at (28/9) itu adalah Antonius Gunawan Agung, karyawan AirNav Indonesia.

Ia meninggal akibat gempa pasca membantu pesawat Batik Air lepas landas di Bandar Udara Mutiara SIS Aljufrie, Palu.

Di sela-sela acara punutupan IBD Expo di Surabaya, Menteri BUMN Rini Soemarno memberikan penghargaan khusus untuk keluarga Antonius Gunawan Agung.

Saat menaiki panggung, Rini langsung menyalami kedua orangtua Antonius. Terlihat saat itu mata Rini berkaca-kaca. Ketika sesi foto bersama pun, Rini masih menitikan air mata dan sesekali mengusap matanya.

Selain memberikan penghargaan, Rini juga menyerahkan bantuan uang untuk orangtua Antonius dari Jamkrindo sebesar Rp 50 juta, Bank BRI Rp 50 juta, Bank BNI Rp 50 juta dan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan dan Taspen Life sebesar Rp800 juta. 

Mendiang juga diberikan kenaikan pangkat dua tingkat dari AirNav Indonesia. Di acara tersebut, BUMN juga menampilkan video penyerahan donasi untuk para korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala.

Dalam sambutannya, Rini menyampaikan apresiasi kepada para pegawai BUMN yang gugur saat bertugas.

“Ibu hanya ingin mengingatkan, selain adik Antonius yang kita beri penghargaan, kita juga punya pahlawan di Ternate, yaitu saat kapal feri ASDP tenggelam dan semua penumpang bisa selamat kecuali kaptennya, karena kaptennya betul-betul menjaga semua yang naik bisa mendapat pelampung dan selamat..., namanya Alfred Rahasia,” ujarnya di depan ribuan pegawai BUMN.

Rini juga menyampaikan pesan kepada audiens milenial tentang pentingnya regenerasi BUMN di tangan milenial.

“Sekarang, BUMN harus betul-betul mempersiapkan milenial-milenial untuk nantinya menjadi penerus BUMN. Karena ibu selama empat tahun ini ingin memperkuat BUMN sehingga BUMN bisa sustainable 100 tahun ke depan,” lanjutnya.

Rini juga meminta para pegawai milenial BUMN bukan hanya bekerja dengan semangat tapi juga harus semangat dalam memberikan masukan kepada kita semua (BUMN) kalau ada hal yang harus diperbaiki dan memberikan usulan-usulan baru.

Di kesempatan tersebut, Rini juga menyaksikan penandatanganan kerjasama yang dilakukan enam BUMN yaitu Telkom, PT Pal Indonesia, PT Barata Indonesia, PT Boma Bisma Indra, PT PPI dengan Dayamitra (Mitratel), dan PT Dok dan Perkapalan.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up