JawaPos Radar

IBL 2018/2019

Nahkodai Stapac, Ghibbi Belum Berani Patok Target

06/10/2018, 16:54 WIB | Editor: Banu Adikara
IBL 2018/2019, basket, Indonesia, Stapac
Pelatih Stapac Giedrius Zibenas (Bintang Rahmat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pelatih Stapac Giedrius Zibenas belum bisa menentukan targetnya di Indonesian Basketball League (IBL) 2018/2019. Ghibbi, sapaannya, harus menilai permainan anak asuhnya terlebih dahulu mengingat dia merupakan pelatih baru di tim itu.

"Terlalu cepat untuk menentukan target musim ini. Saya belum bisa melihat roster lengkap pemain saya," ujarnya.

Kendati demikian dia yakin tidak memerlukan waktu lama untuk menetapkan target yang akan dicapai. "Segera setelah kami latihan penuh, kami memiliki pandangan jelas dengan tujuan dan kemungkinan kami di musim ini," tambahnya.

Bagi Ghibbi, mengenal karakter dan kemampuan para pemain merupakan hal terpenting baginya. Sebab jika dia sudah mengetahui karakteristik anak asuhnya, dia dapat dengan mudah menerapkan strategi dan rencana kedepan timnya.

"Tentu harus mendapat hasil yang maksimal. Saya berharap bisa sampai ke final," tambah pria asal Lithuania ini.

Namun kembali lagi, hal tersebut baru dapat dia putuskan setelah dia dapat mengenal lebih dalam seluruh para pemainnya. Hal ini juga berlaku untuk dua pemain asing yang dipilih Stapac dalam draft IBL. Ghibbi masih menggali lebih dalam mengenai kemampuan keduanya.

"Informasi yang kami dapatkan dari dua pemain asing tersebut tidak cukup untuk memutuskan mereka ada di level yang mana. Sangat sedikit informasi yang membantu kami. Kadang di video seperti pemain yang sempurna, kadang pula sebaliknya. Jawaban ini hanya bisa dijawab ketika mereka bertanding," ucapnya.

Dalam draft pemain asing, Stapac memilih Keenan Allah Peterson dan Jordin Mayes. Keenan akan diposisikan sebagai guard, sementara Mayes akan menempati posisi forward.

(mat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up