JawaPos Radar

Kebohongan Ratna, LPI Juga Usulkan 3 Oktober jadi Hari Hoaks Nasional

06/10/2018, 14:50 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Kebohongan Ratna, LPI Juga Usulkan 3 Oktober jadi Hari Hoaks Nasional
LPI usulkan 3 Oktober sebagai hari hoaks nasional (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Usulan 3 Oktober menjadi Hari Hoaks Nasional turut disampaikan Lembaga Pemilih Indonesia (LPI). Hal tersebut beranjak dari kasus kebohongan yang dilakukan aktivis Ratna Sarumpaet.

"Kita mempertimbangkan 3 Oktober sebagai Hoaks Nasional untuk mengingatkan generasi selanjutnya bahwa pada satu titik sejarah telah terjadi kebohongan terbesar yang mengancam peradaban," tegas Direktur LPI Boni Hargens di Kawasan Kuningan, Jakarta, Sabtu (6/10).

Perlu ditetapkan sebagai hari nasional, supaya masyarakat mengingat bahwa hoaks adalah musuh bangsa dan harus terus diberantas.  "Maka peringatan ini penting sebagai alarm untuk menyadarkan generasi selanjutnya bahwa hoaks adalah musuh demokrasi dan musuh peradaban manusia," tukas Boni.

Kebohongan Ratna, LPI Juga Usulkan 3 Oktober jadi Hari Hoaks Nasional
Ilustrasi cerita kebohongan Ratna Sarumpaet (Rofiah Drajat/ JawaPos.com)

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet sempat membuat geger masyarakat dengan foto wajahnya yang penuh lebam beberapa hari lalu. Ibunda Atiqah Hasiholan itu lantas didatangi calon presiden Prabowo Subianto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, hingga Mantan Ketua MPR Amien Rais.

Kabaranya, dalam pertemuan itu Ratna bercerita bahwa luka lebam diwajahnya akibat dipukuli orang di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 21 September malam.

Namun ternyata setelah ditelusuri pihak Kepolisian, terungkap fakta bahwa Ratna pada tanggal tersebut Ratna malah berada di RS Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta. Hal tersebut diperkuat dengan rekaman CCTV dan bukti transfer uang dengan total Rp 90 juta rupiah.

Dia menjalani perawatan bedah pelastik hingga 24 September 2018. Usai polisi mengekspos fakta-fakta itu, akhirnya Ratna menggelar konferensi pers dan mengakui bahwa dia telah berbohong dan sebagai pencipta hoax terbaik.

Lebih lanjut, Ratna pun diamankan semalam di Bandara Soekarno-Hatta ketika hendak bertolak ke Chile. Dia berdalih akan menghadiri konferensi internasional dan menjadi pembicara pada acara tersebut.

Ratna lantas digiring ke Mapolda Metro Jaya malam itu juga. Ternyata dia telah dicekal dan ditetapkan sebagai tersangka sejak sore sebelum keberangkatannya.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up