JawaPos Radar

Ratna Sarumpaet Diganjar Penghargaan "Ibu Hoaks Indonesia"

06/10/2018, 13:59 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Ratna Sarumpaet Diganjar Penghargaan "Ibu Hoaks Indonesia"
Direktur LPI Boni Hargens saat menggelar konferensi pers di bilangan Karet, Kuningan, Jakarta, Sabtu (6/10). (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kasus kabar bohong atau hoaks yang dilakukan Ratna Sarumpaet masih memantik perhatian sejumlah orang. Bahkan atas kejadian tersebut, Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) memberikan penghargaan terhadap aktivis itu.

"Ada baiknya kita memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ibu Ratna Sarumpaet dengan menganugrahkan sebuah penghargaan sebagai Ibu Hoaks Indonesia," ujar Direktur LPI Boni Hargens saat menggelar konferensi pers di bilangan Karet, Kuningan, Jakarta, Sabtu (6/10).

Direktur LPI, Boni Hargens mengatakan, penghargaan itu diberikan sebagai pengingat adanya sosok yang mencoba menbuat kebohongan besar.

Ratna Sarumpaet Diganjar Penghargaan "Ibu Hoaks Indonesia"
Ilustrasi cerita kebohongan Ratna Sarumpaet (Rofiah Drajat/ JawaPos.com)

"Kami berikan pengahragaan ini agar masyarakat melihat ada sosok yang digebuk sejarah karena skenario yang tidak baik," imbuhnya.

Hal ini juga untuk mengingatkan agar masyarakat tidak lagi berbuat hal serupa seperti yang dilakukan Ratna. Peneliti LPI Ilham Sani menanbahkan, kebohongan Ratna menurutnya berbahaya bagi demokrasi Indonesia.

Sebab melalui kebohongan tersebut, ada sejumlah pihak hingga calon wakil presiden Prabowo Subianto menyalahkan pemerintah. Dikatakan bahwa kasus dugaan penganiayaan Ratna terjadi karena dia menjadi juru kampanye Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

"Kata-kata itulah yang membuat LPI melihat ini ancaman serius. Mudah-mudahan ke depan ini menjadi satu-satunya dan kasus terkahir pengunaan kebohongan, hoaks, black campaign utuk mengambil keuntungan elektoral," tukasnya. 

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up