JawaPos Radar

Kata PBSI Soal Tontowi Ahmad yang akan Main di Ganda Putra

06/10/2018, 13:35 WIB | Editor: Banu Adikara
Susy Susanti, PBSI, bulu tangkis, Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti (Isa Bustomi/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti membenarkan bahwa PBSI memang hendak mencoba Tontowi Ahmad bermain di ganda putra. Hal ini dilakukan karena PBSI sedang melakukan percobaan strategi baru setelah Liliyana Natsir memutuskan pensiun.

Untuk diketahui, PBSI memang sudah menyiapkan beberapa laga 'uji coba' untuk Owi. Bulan ini, Owi dikabarkan akan berduet dengan pemain muda Winny Oktavina Kandow yang sebelumnya dengan berpasangan Akbar Bintang Cahyono. Owi/Winny direncanakan untuk tampil di Taiwan Terbuka 2018, namun keduanya batal tampil.

PBSI lalu menunjuk Della Destiara Haris, pemain yang selama ini bermain ganda putri bersama Rizki Amelia Pradipta, untuk menjadi partner baru Owi. Owi/Della rencananya akan turun di Hongkong Terbuka 2018. Tak cuma di sektor ganda campuran, PBSI juga menurunkan Owi di sektor ganda putra bersama Angga Pratama di Fuzhou Terbuka 2018 pada 6-11 November 2018.

Menurut Susy, turunnya Owi pada sektor ganda putra juga dilakukan karena PBSI juga sedang membutuhkan pasangan ganda putra baru yang kuat. Jika formula Owi/Angga berhasil, maka Owi tentunya juga akan menemukan partner kuat baru sepeninggal Butet.

"Kita memang sedang melakukan percobaan strategi baru untuk menentukan format masa depan Indonesia. Setelah Butet memutuskan pensiun, kita memang harus mencari pasangan baru untuk Owi. Kita ingin mencoba dengan pemain-pemain yang ada tim kita," ujar Susy saat dihubungi JawaPos.com.

 Saat ditanya apa strategi jangka panjang yang sedang disiapkan PBSI, Susy enggan menjelaskan lebih lanjut. "Kalau secara detail, mungkin ada beberapa strategi kita yang kita tidak bisa umumkan ke luar. Intinya kita ingin mencoba semua kemungkinan terbaik," katanya.

(isa/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up