JawaPos Radar | Iklan Jitu

Ganjar Berangkatkan Relawan dan Akan Dirikan Kampung Jateng di Palu

06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Ganjar Berangkatkan Relawan dan Akan Dirikan Kampung Jateng di Palu
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (dua dari kanan) menyerahkan secara simbolis bantuan yang akan dikirim ke Sulawesi Tengah, Sabtu (6/10) (Tunggul Kumoro/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com– Pemprov Jawa Tengah (Jateng) akhirnya memberangkatkan bantuan relawan dan logistik untuk para pengungsi bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tenggara, Sabtu (6/10). Rencananya mereka akan mendirikan posko Kampung Jateng di Palu.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, penamaan Kampung Jateng bukan dengan maksud apa-apa. Pihaknya hanya ingin mempermudah kinerja di lapangan saja.

"Ini sebagai call sense saja agar masyarakat komunikasinya gampang. Termasuk siapa tahu nanti banyak warga Jawa Tengah yang tinggal di sana, yang ingin berkomunikasi dengan yang ada di sini," ujarnya usai melepas rombongan di halaman Kantor Gubernur Jateng di Semarang. 

Ganjar melanjutkan, para relawan bakal mencatat segala yang dibutuhkan para pengungsi dan segera berupaya memenuhi kebutuhannya. Selain bahan pangan maupun makanan siap saji, relawan juga membawa baju baru serta obat-obatan ke lokasi bencana.

Relawan yang dikirim berjumlah 119 orang. Di sana mereka akan berbagi tugas. Sebagian diantaranya akan membangun seratus hunian sementara (huntara). Huntara dipakai untuk menampung keluarga pengungsi yang belum kebagian tenda.

"Sekarang yang dibutuhkan air, pangan, membuat huntara, dapur umum, membantu trauma healing. Pokoknya seharian harus bisa didampingi, sampai mereka merasa tenang menerima keadaan itu. Yang sifatnya kedaruratan mesti disampaikan," sambung pria berambut putih itu.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Sarwa Pramana mengatakan, para relawan akan berada di lokasi bencana selama satu minggu. Untuk mencapai Palu, mereka harus melalui perjalanan darat menuju Surabaya sebelum menyeberang ke Sulawesi via jalur laut, besok Minggu (7/10).

Bersamaan dengan itu, diperbantukan juga sepuluh armada kendaraan terdiri dari mobil dapur umum, truk tangki dan lain sebagainya. "Sesuai masukan pak Gubernur, nanti dilihat dulu perkembangan di lokasi apakah diperlukan mengirimkan lagi atau tidak," terangnya.

Sarwa menyebut, bantuan ini tercipta hasil koordinasi lintas instansi. Adapun nilai bantuan, sebagaimana dirinya beberkan, yakni untuk bantuan uang berasal dari BPBD Jateng Rp 450 juta, gabungan pengusaha farmasi obat-obatan senilai Rp 462 juta, lalu yayasan kesehatan Telogorejo Rp150 juta.

Masih ada lagi dari Bank Jateng dan Korpri yang masing-masing memberikan bantuan senilai Rp 175 juta. Tertuang dalam bentuk pembuatan huntara.

"Ada juga dari Dinas Kesehatan yang mengirimkan tenaga medis, obat-obatan serta peralatan rumah sakit, dari NTMC Polda Jateng, dari Kodam IV Diponegoro Rp 200 juta dan juga dari Polda Jateng yang mengirimkan tiga truk bantuan total Rp 300 juta," tandasnya

 

Editor           : Dida Tenola
Reporter      : (gul/JPC)

Alur Cerita Berita

Napi Lapas Palu Serahkan Diri ke Rutan Solo 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
RSU UMM Kirim Empat Tenaga Medis ke Donggala 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
PMI Dirikan Klinik Lapangan di Donggala 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Pencarian Korban Gempa Sulteng Dihentikan 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Korban Tewas Gempa Sulteng Capai 2.037 Orang 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
3 Daerah di Sulteng bakal Dibangun Monumen Gempa 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Usai Gempa Sulteng, Polri Aktifkan Layanan 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
UNS Siap Tampung Mahasiswa Korban Gempa Sulteng 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
73 Pengungsi Asal Palu Tiba di Malang 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Penyebar Hoax Soal Gempa Sulteng Ditangkap 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Gempa Sulteng, Pemprov Jateng Kirim 100 Relawan 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Polres Malang Kota Galang Dana Setiap Apel Pagi 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Pemprov Sumsel Akan Sumbang Beras ke Sulteng 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Gempa Sulteng, Jateng Siap Kirimkan Tenaga Medis 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Alasan Korban Gempa Sulteng Menjarah Minimarket 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Bulog Kirim 5 Ton Daging ke Palu dan Donggala 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
800 Kg Rendang untuk Korban Gempa Sulteng 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
UAS Pimpin Salat Gaib untuk Korban Gempa Sulteng 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Tangani Gempa Sulteng, Diperlukan Triliunan Dana 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Jumlah Pengungsi di Kota Palu Capai 16.723 Orang 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Tsunami Sulteng Tingginya Mencapai 6 Meter 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Korban Gempa Palu: Tolong Doakan Kami! 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
BNPB: Mayoritas Gempa Terjadi Saat Akhir Pekan 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Tsunami di Palu Disebabkan Karena Dua Faktor 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
BNPB: Jalur Darat Palu ke Poso Lumpuh 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Takut Gempa Susulan, Warga Palu Tidur di Jalanan 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
48 Korban Meninggal Dunia Gempa Sulteng 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Jokowi Terus Pantau Gempa dan Tsunami di Sulteng 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Gempa Susulan Masih Terjadi di Donggala 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
BMKG Cabut Status Potensi Tsunami Gempa Donggala 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Gempa Donggala, 1 Warga Meninggal Dunia 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Gempa 5,9 SR Guncang Donggala, Warga Berhamburan 06 Oktober 2018, 09:53:07 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up