JawaPos Radar

Andi Narogong Batal Satu Lapas dengan Setya Novanto

05/10/2018, 23:24 WIB | Editor: Imam Solehudin
Andi Narogong
Terpidana kasus korupsi e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong telah diekseskusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang, Banten, Kamis (4/10) (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mengeksekusi terpidana kasus korupsi e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang, Banten, Kamis (4/10). Andi akan menjalani masa hukuman pidana disana.

"Jaksa eksekutor KPK telah melakukan eksekusi terhadap terpidana Andi Agustinus untuk menjalani hukuman setelah putusan berkekuatan hukum tetap," ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (5/10).

Lebih lanjut, mantan aktivis ICW ini menuturkan ada alasan mengapa Andi tak di kirim ke Lapas Sukamiskin bersama dengan Setya Novanto. Menurut Febri, tak semua koruptor harus dieksekusi disana.

"Ditambah lagi Lapas Sukamiskin saat ini sedang proses pembenahan dan perbaikan. Ada surat dari Kepala Lapas Sukamiskin tertanggal 28 Agustus 2018 pada KPK," ungkap dia.

"Lapas Sukamiskin belum bisa menerima eksekusi atau tahanan dari KPK, Kejaksaan, Rutan atau lapas lain sampai batas waktu yang belum ditentukan," tambahnya.

Sekadar informasi, Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat sebelumnya memvonis Andi Narogong hukuman 8 tahun penjara. Namun di tingkat banding hukuman Andi diperberat menjadi 11 tahun penjara.

Terakhir, pada tingkat kasasi, Andi divonis 13 tahun penjara oleh Mahkamah Agung (MA). Putusan kasasi itu diketok 16 September 2018 lalu oleh majelis hakim Mohamad Askin, Leopold Luhut Hutagalung dan Surya Jaya.

Selain vonis 13 tahun penjara, Andi juga diminta membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Andi juga wajib membayar uang pengganti sebesar USD 2,15 juta dan Rp 1,186 miliar.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up