JawaPos Radar

Sepanjang Januari 2018

KPK Sudah Tangkap 17 Kepala Daerah, Terbaru Wali Kota Pasuruan

05/10/2018, 21:24 WIB | Editor: Imam Solehudin
Alex Marwata
Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata. Alex mengungkapkan jika KPK sudah menangkap 17 kepala daerah sepanjang Januari 2018 (Dok.JawaPos)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata menyebut Wali Kota Pasuruan, Setiyono menjadi pasien KPK yang ke-17 dalam rentetan Operasi Tangkap Tangan (OTT) selama Januari hingga sekarang. Setiyono adalah salah seorang tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap terkait proyek pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkot Pasuruan.

"Tahun 2018, dari kegiatan tangkap tangan sampai hari ini 16 kepala daerah telah diproses, yang terdiri dari 1 orang gubernur, 13 orang bupati, dan 2 orang wali kota," ujarnya pada awak media, di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (5/10).

Lebih lanjut, Alex menuturkan para kepala daerah yang terjerat kasus korupsi seringkali karena pengawas internal atau inspektorat tidak berdaya. Menurutnya, mereka sebenarnya mengetahui ketika ada penyimpangan tetapi tidak bisa berbuat apa-apa.

"Mereka mengetahui ada penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa tapi mereka tidak memiliki kewenangan atau kemampuan. Baik untuk mengingatkan atau meluruskan penyimpangan," imbuhnya.

"Karena kedudukan inspektorat itu di bawah kepala daerah, pertanggung jawabannya kepada kepala daerah dilakukan lewat sekda," tambahnya.

Untuk perbaikan ke depan, dia berharap ada evaluasi proses pengadaan barang dan jasa serta penguatan aparat pengawas internal pemerintah.

"Ini yang rasa-rasanya perlu diperbaiki, tata kerja proses pengadaan barang jasa dan juga penguatan aparat pengawasan internal pemerintah," tukasnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Wali Kota Pasuruan Setiyono sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini berkaitan dengan dugaan penerimaan suap terkait proyek pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkot Pasuruan.

Berikut Daftar 17 Kepala Daerah yang Terjerat OTT KPK tahun 2018:

1. Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif
2. Bupati Jombang Nyono Wihardi
3. Bupati Ngada Marianus Sae
4. Bupati Subang Imas Aryuminingsih
5. Bupati Lampung Tengah Mustafa
6. Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra
7. Bupati Bandung Barat Abu Bakar
8. Bupati Bengkulu Dirwan Mahmud
9. Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat
10. Bupati Purbalingga Tasdi
11. Bupati Tulungagung Syahri Mulyo
12. Wali Kota Blitar Muhammad Samnhudi Anwar
13. Bupati Bener Meriah Ahmadi
14. Gubernur Aceh Irwandi Yusuf
15. Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap
16. Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan
17. Wali Kota Pasuruan Setiyono

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up