JawaPos Radar

Asian Para Games 2018

Medali 'Ramah Difabel' APG 2018 Terinspirasi dari Paralimpiade 2016

05/10/2018, 19:25 WIB | Editor: Banu Adikara
Asian Para Games 2018, INAPGOC, Kemenpora, Indonesia
Medali Asian Para Games 2018 (Isa Bustomi/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Direktur Divisi Sport INAPGOC Fanny Irawan mengatakan, desain medali Asian Para Games 2018 'ramah difabel' yang akan digunakan nanti terinspirasi dari Paralimpiade Rio de Janeiro, Brasil 2016. Medali jenis ini pun pertama kalinya digunakan di Indonesia.

INAPGOC telah menyediakan sebanyak 546 total medali khusus difabel. Untuk diketahui, pihak INAPGOC melakukan desain khusus dengan memasukkan bola-bola logam kecil ke dalam tiap medali serta mengukirkan huruf-huruf braile di permukaan medali.

Bola-bola kecil itu dimasukkan untuk membedakan medali emas, perak, dan perunggu yang didapat para atlet. Desain ini sendiri dibuat untuk menghargai para atlet tuna netra.

Fanny mengatakan, untuk meniru medali tersebut, INAPGOC pun meminjam medali milik atlet para angkat berat putri Indonesia, Ni Nengah Widiasih yang sukses meraih medali perunggu di Paralimpiade 2016.

Fanny mengatakan, penggunaan model medali ini bukan cuma meniru Olimnpiade semata. Ada makna yang lebih besar dibaliknya.

"Kalau Asian Games dibilang event kedua terbesar setelah Olimpiade, maka Asian Para Games adalah event kedua terbesar setelah Paralimpiade. Karena itulah kami menggunakan desain medali yang sama seperti di Brasil kemarin," kata Fanny.

Seperti diketahui, Asian Para Games 2018 akan berlangsung pada 6-13 Oktober 2018 di Jakarta. Mempertandingkan 18 cabang olahraga, multi event ini akan diikuti ribuan atlet penyansang disabilitas dari 43 negara.

(isa/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up