JawaPos Radar

Anies Berikan Ratna Dana Perjalanan, Gembong: Sangat Melenceng!

06/10/2018, 01:35 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Anies Berikan Ratna Dana Perjalanan, Gembong: Sangat Melenceng!
Aktivis Ratna Sarumpaet ditangkap saat mau ke Chili (Humas Ditjen Imigrasi)
Share this image

JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta sedang menjadi perhatian karena mengalokasikan APBD untuk perjalanan Ratna Sarumpaet ke Chili. Hal itu disayangkan berbagai pihak, salah satunya Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono.

Lebih jauh Gembong mengatakan, perjalanan konferensi internasional yang dihadiri Ratna, tidak seharusnya memakai dana Pemprov DKI karena belum direncanakan dan dianggarkan sebelumnya.

"Ya nggak bisa, ya makanya belum jelas infonya kan anggaran melekat di Disparbud. Kalau dari Disparbud nggak mungkin anggaran, dari mana orang dianggarkan juga tidak," tegas Gembong kepada JawaPos.com, Jumat (5/10).

Anies Berikan Ratna Dana Perjalanan, Gembong: Sangat Melenceng!
Ilustrasi cerita kebohongan Ratna Sarumpaet (Rofiah Drajat/ JawaPos.com)

Menurutnya, konferensi yang akan dihadiri Ratna merupakan kepentingan pribadi bukan untuk Pemprov DKI Jakarta. Sehingga, kalaupun ingin meminta bantuan haruslah menggunakan dana operasional Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Itu tidak kepentingan untuk Pemprov DKI Jakarta, itu kepentingan Ratna Sarumpaet. Itu nggak ada urusan, sebenarnya pemprov bisa kasih bantuan tapi dengan uang operasional gubernur, kalau gubernur bisa saja," tutur Politisi PDIP ini.

"Nah SKPD tidak bisa karena setiap rupiah yang dikeluarkan itu kan lewat perencanaan kemudian anggaran diperbincangkan bersama DPRD dan eksekutif. Prosedurnya nggak bisa kayak gitu, pasti itu bisa jadi temuan," tambah Gembong.

Kalau benar terbukti menggunakan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Gembong menegaskan Anies telah melenceng dari aturan yang ada. Sebab, seharusnya SKPD dapat menjelaskan kepada Anies peraturan baku terkait prosedur yang benar.

"Melenceng banget ini, coba nanti kita diskusi dulu sama gubernur. Kalau benar dari Disparbud keluarkan dari APBD ini langkah yang sangat fatal, fatal itu banget-banget karena nggak ada pembahasan soal itu," tandasnya.

(ce1/rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up