JawaPos Radar

Ini Doa Neno Warisman untuk Ratna Sarumpaet

05/10/2018, 18:33 WIB | Editor: Estu Suryowati
Ini Doa Neno Warisman untuk Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet saat dibawa keluar dari Bandara Soekarno Hatta menuju Polda Metro Jaya. ( (Humas Ditjen Imigrasi)
Share this image

JawaPos.com - Aktivis Ratna Sarumpaet sudah menyandang status tersangka. Polda Metro Jaya menetapkan ibunda Atiqah Hasiholan itu sebagai tersangka lantaran melakukan kebohongan publik.

Ratna menyampaikan, luka lebam di wajahnya akibat aksi pengeroyokan. Belakangan, kejanggalan-kejanggalan informasi tersebut terkuak oleh pihak polisi dan rumah sakit. Ratna pun mengaku luka lebamnya akibat operasi sedot lemak.

Menyandang status tersangka, tak membuat Ratna kehilangan simpati. Rekan sesama aktivis Neno Warisman pun mendoakan yang terbaik bagi Ratna. 

Neno berharap Ratna selalu mendapat perlindungan dari Allah, usai dijadikan sebagai tersangka penyebar hoax. "Saya hanya bisa mendoakan semoga Allah SWT berikan yang terbaik untuknya," ujar Neno kepada JawaPos.com, Jumat (5/10).

Sementara itu, Ketua DPP Partai Gerindra Nizar Zahro menyampaikan, drama Ratna justru menunjukkan betapa Prabowo Subianto sebenarnya adalah seorang pemimpin sejati. Pemimpin sejati adalah yang berani mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

"Sikap pemimpin sejati, mau mengakui kesalahan. Tak segan meminta maaf. Jarang ada pemimpin model Pak Prabowo," katanya.

Prabowo juga mengambil sikap tegas dengan meminta Ratna Sarumpaet mundur dari Tim Kampanye Prabowo-Sandi. Menurutnya, ini menunjukkan bahwa Prabowo adalah pemimpin yang tegas.

Prabowo juga dinilai telah membuktikan komitmen untuk tidak melindungi pembuat hoax dalam timnya. "Jadi Indonesia membutuhkan sosok pemimpin tegas, yang berani memberikan hukuman kepada pendukung yang bersalah," pungkasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, saat ini kepolisian telah menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka. Argo mengatakan penetapan status ini karena Ratna terjerat kasus penyebaran hoaks atau berita bohong.

Menurut Argo, Ratna bakal dijerat dengan Pasal 14 dan 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Selain itu, Ratna bakal dikenai dengan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dengan ancaman 10 tahun penjara.

Adapun penetapan tersangka Ratna Sarumpaet setelah kepolisian memeriksa Direktur Utama Rumah Sakit Bina Estetika dan tiga perawatnya. Semalam, Ratna diamankan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat akan pergi ke luar negeri

Ratna diketahui akan pergi ke Santiago, Chili saat ditangkap oleh polisi. Argo mengatakan sebelum melakukan penangkapan kepolisian telah mengeluarkan surat pencegahan ke luar negeri atas nama Ratna Sarumpaet.

Surat itu juga telah dikirimkan ke pihak Imigrasi. Mengetahui bahwa Ratna bakal pergi ke luar negeri, polisi segera melakukan penangkapan.

(gwn/JPC)

Alur Cerita Berita

Aria Bima: Jangan Ada Sarumpaet Baru 05/10/2018, 18:33 WIB
Polisi Geledah Rumah Ratna Sarumpaet 05/10/2018, 18:33 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up