JawaPos Radar

Kata Dahnil, Anak Milenial yang Terjun ke Politik Modalnya Hp dan Cafe

05/10/2018, 17:07 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Dahnil Anzar
Koordinator Juru Bicara pasangan Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak menilai, kaum milenial yang terjun ke dalam dunia politik saat ini masih banyak yang belum berkualitas. (jpnn/jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Koordinator Juru Bicara pasangan Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak menilai, kaum milenial yang terjun ke dalam dunia politik saat ini masih banyak yang belum berkualitas. Sebab, banyak di antara mereka yang belum memiliki modal pengetahuan yang cukup. 

"Anak-anak muda milenial yang terjun politik ini model dan modalnya adalah ngehape (main hape) dan ngafe (nongkrong di cafe)," kata Dahnil dalam paparannya pada acara diskusi di Hotel Santika, Depok, Jawa Barat, Jumat (5/10).

Dahnil bercerita, tidak sedikti kaum milenial yang terjun ke dunia politik dengan jalan yang serba instan. Ia pun membandingkan saat dirinya masih belia. Ia pernah melewati proses panjang menjadi aktivis terlebih dahulu sebelum terjun di dunia politik. 

"Sebelum saya masuk politik pernah jadi aktivis segala macam, jadi sudah biasa kalau berantem dan berdebat dengan siapapun," ungkapnya. 

Atas dasar itu, Dahnil menyebutkan politik yang ditampilkan oleh generasi milenial kali ini adalah politik baper (bawa-bawa perasaan). Pasalnya, kata dia, gagasanya hanya diasah melalui nongkrong di cafe semata. 

"Kalau cuman ngafe doang itu namanya politik alay. Jadi kalau beda dianggap musuh. Jadi politiknya gampang musuhaan dan saling menjelekkan," pungkasnya. 

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up