JawaPos Radar

Prabowo dan Sandi Dipolisikan, Begini Kata Pengacara Ratna Sarumpaet

05/10/2018, 17:35 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Prabowo dan Sandi Dipolisikan, Begini Kata Pengacara Ratna Sarumpaet
Calon Presiden Prabowo Subianto saat membela Ratna Sarumpaet (Miftahul Hayat/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Buntut kebohongan atau hoax yang dilakukan aktivis HAM Ratna Sarumpaet (RS) membuat Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno dilaporkan ke aparat kepolisian. Ratna tidak mengira kejadian itu bisa menimpa pasangan idolanya.

Pengacara Ratna Sarumpaet, Insank Nazrudin mengatakan, kebohongan Ratna soal pemukulan itu awalnya hanya diketahui internal keluarga. Namun, dia mengklaim tak ada niatan dari kliennya untuk menyebarkan hoax itu ke masyarakat luas, termasuk diarahkan untuk kepentingan politik.

"Sebenernya persoalan ini dia sampaikan kepada pihak keluarganya saja. Tapi ternyata memanjangkan begini dan menjadi bias. Tapi pada prinsipnya ibu RS ini niatannya juga tidak ada. Saya perlu tegaskan dalam hal ini tidak ada kaitannya dengan persoalannya politik," kata dia di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/10).

Prabowo dan Sandi Dipolisikan, Begini Kata Pengacara Ratna Sarumpaet
Ilustrasi cerita kebohongan Ratna Sarumpaet (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Namun, Insank menambahkan bila Ratna tak pernah merasa menyebarkan berita bohong termasuk soal foto wajah babak belurnya melalui sarana elektronik. Dia menegarai, kebohongan penganiayaan itu disampaikan Ratna secara tatap muka kepada orang dekat termasuk keluarga.

"Ya kalau menyampaikan ya, sarana undang-undang ITE tidak ada. Dia gunakan di mana? Kalau begitu dia sampaikan pada pihak keluarga kan disampaikan secara langsung," tutur dia.

(dna/ce1/bin/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up