JawaPos Radar

Mengungkap Jenis Metode Operasi Plastik yang Dilakukan Ratna Sarumpaet

05/10/2018, 16:11 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
ratna sarumpaet, operasi plastik,
Pakar Kecantikan dari Beautylogica Clinic di daerah Pejaten, Jakarta Selatan, dr Melly Rianti menjelaskan metode operasi plastik. (Dok.pribadi)
Share this image

JawaPos.com - Wajah aktivis Ratna Sarumpaet lebam usai melakukan operasi plastik. Tindakan bedah tersebut diakuinya usai membohongi publik dengan alasan dipukuli orang tak dikenal. Sebetulnya metode operasi plastik seperti apa yang dilakukan perempuan 70 tahun itu sampai akhirnya menimbulkan dampak lebam?

Pakar Kecantikan dari Beautylogica Clinic di daerah Pejaten, Jakarta Selatan, dr. Melly Rianti menilai jika dilihat dari foto yang beredar, wajah Ratna Sarumpaet tampak lebam di beberapa area termasuk di bagian sekitar mata. Ia juga mencoba mempertegas foto tersebut, ada jahitan dibawah kelopak mata hingga ke samping mata.

"Kemungkinan ibu Ratna melakukan operasi Blepharoplasty," katanya kepada JawaPos.com, Kamis (5/10).

Blepharoplasty adalah operasi mengurangi penimbunan lemak di bagian bawah mata. Dengan operasi, kelopak mata bisa terlihat lebih indah dan segar.

"Dan juga jika dilihat wajah ibu Ratna yang sekarang nampak lebih kencang kemungkinan ibu Ratna melakukan operasi facelift," ungkapnya.

Facelift atau rhytidectomy yang biasanya digunakan supaya terlihat lebih muda dan kencang. Beberapa teknik bedah yang biasa digunakan adalah pengambilan kelebihan kulit wajah, dengan atau tanpa pengencangan jaringan di bawahnya, serta penarikan kulit pasien pada bagian leher dan wajah.

Operasi plastik yakni facelift, biasanya akan dilakukan sayatan disekitar area telinga yang nantinya akan menarik kulit wajah yang tentunya hasilnya akan membuat wajah nampak lebih kencang.

Kemudian dr. Melly menjelaskan bedanya operasi plastik dengan sedot lemak. Sedot lemak atau liposuction merupakan salah satu jenis dari operasi plastik.

"Yang bertujuan untuk menghilangkan lemak yang membandel atau berlebih," katanya. Sehingga, sedot lemak bisa dilakukan di mana saja. Di seluruh bagian tubuh yang mempunyai lipatan lemak.

Lalu mengapa bisa menyebabkan lebam?

Menurut dr. Melly, lebam muncul akibat adanya trauma yang mengakibatkan vaskular atau pembuluh darah disekitar jaringan tersebut pecah. Dampak dari seseorang yang melakukan operasi tidak hanya akibat operasi plastik, operasi biasa pun dapat menimbulkan lebam.

"Karena saat jaringan di tubuh kita terkena trauma, butuh waktu untuk jaringan dibawah kulit dan disekitar kulit melakukan proses penyembuhan luka," tuturnya.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up