JawaPos Radar

Tim Jokowi-Ma'ruf Melihat Kasus Hoax Ratna Sarumpaet dari Sisi Politik

05/10/2018, 15:48 WIB | Editor: Ilham Safutra
Tim Jokowi-Ma'ruf Melihat Kasus Hoax Ratna Sarumpaet dari Sisi Politik
Tersangka kasus hoax Ratna Sarumpaet (Miftahulhayat/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Ratan Sarumpaet selama ini dikenal sebagai salah satu anggota tim pemenangan paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ketika aktivis perempuan itu tersangkut kasus kabar bohong (hoax), banyak pihak menilainya dari prespektif politik.

Dugaan itu pun disadari juga oleh kubu rivalnya, Jokowi-Ma'ruf Amin. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menilai, hoax pengeroyokan Ratna itu bagian rencana merusak citra Presiden Jokowi. Jika hoax itu tidak terungkap disinyalir akan menjadi batu sandungan bagi Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019.

"Kasus ini menurut saya jangan dilihat dari Ratna saja. Tapi dilihat dari sisi politik, soal keinginan menempatkan Pak Jokowi, mem-branding Pak Jokowi pemimpin yang respresif dan tidak demokratif," kata Karding di Rumah Cemara Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/10).

Tim Jokowi-Ma'ruf Melihat Kasus Hoax Ratna Sarumpaet dari Sisi Politik
Infografis kasus hoax Ratna Sarumpaet (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Karding pun mempercayai motif politik itu. Tujuannya memunclkan stigma Jokowi itu sebagai sosok pemimpin yang jahat. "Pak Jokowi ingin diberi stampel bahwa pemerintahan yang zalim. Pemerintahan yang tidak adil, membungkam pro demokrasi, antihak asasi manusia, pengecut dan biadab. Itu narasi yang sedang dibangun," jelasnya.

Namun anak buah Muhaimin Iskandar (Cak Imin) itu bersyukur. Sebab, Ratna langsung mengakui kebohongannya, sehingga upaya untuk menjatuhkan citra Jokowi tidak terlaksana.

"Kalau tidak (terungkap) yang rugi adalah kami pihak Pak Jokowi, karena stempel, citra dan opini publik memganggap bahwa Pak Jokowi-lah pemimpin yang tidak betul. Karena dia suka menganiaya orang, menyewa preman dan sebagainya," pungkas Karding.

(sat/JPC)

Alur Cerita Berita

Aria Bima: Jangan Ada Sarumpaet Baru 05/10/2018, 15:48 WIB
Polisi Geledah Rumah Ratna Sarumpaet 05/10/2018, 15:48 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up