JawaPos Radar

Hamdalah, Jaringan Telekomunikasi di Lombok Sudah Pulih

05/10/2018, 15:46 WIB | Editor: Imam Solehudin
Gempa Sulawesi Tengah
Menkominfo Rudiantara usai menghadiri rapat koordinasi tingkat menteri di gedung Kemenko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta Pusat, Jumat (5/10). (Yesika Dinta/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan pemulihan telekomunikasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah selesai 100 persen. Masyarakat sudah bisa menggunakan jaringan seluler maupun internet.

“Kalau telekomunikasi sudah 100 persen pulih seluler ya di Lombok, NTB,” ujar Menkominfo Rudiantara usai menghadiri rapat koordinasi tingkat menteri di gedung Kemenko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta Pusat, Jumat (5/10).

Dia mengaku, meski sudah pulih, masyarakat masih bergantung kepada internet satelit VSAT untuk aktivitas komunikasi sehari-hari. “Internet VSAT masih digunakan di sana, di 24 posko-posko, karena itu dipakai untuk operasional,” tambah dia.

Berdasar pantauan Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Kelas II Mataram di NTB, ada 944 base transceiver station (BTS) yang terdampak gempa. Tersebar di Pulau Lombok dan Sumbawa

Sementara itu, total base stations yang tidak bisa digunakan sebanyak 36 unit. Adapun sebarannya, antara lain 14 unit base stations di Lombok Utara, 6 unit di Lombok Timur dan 6 unit di Lombok Barat.

"Di Kota Mataram terdapat 1 unit bases stations dan Kabupaten Sumbawa 2 unit base stations," jelas Rudiantara.

Permasalahan pasokan daya listrik sempat menjadi kendala utama. Selain itu, ada kendala untuk akses jalan ke lokasi base stations, sehingga perbaikan hardware seperti perangkat transmisi dan troubleshooot aplikasi, belum bisa dilakukan dengan maksimal.

"Untuk bases stations yang mengalami kendala pasokan listrik, operator telekomunikasi memperbaikinya dengan mengganti baterai cadangan dan menempatkan genset," pungkasnya.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up