JawaPos Radar | Iklan Jitu

Gempa Sulawesi Tengah

Sanitasi Kurang Memadai, Pengungsi Terserang Flu, ISPA, dan Diare

05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Sanitasi Kurang Memadai, Pengungsi Terserang Flu, ISPA, dan Diare
Korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) di pengungsian mulai terserang flu, diare, dan ISPA (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)
Share this

JawaPos.com - Selain masalah penyaluran bantuan yang kurang optimal untuk korban gempa dan tsunami Sulteng, kini para pengungsi mulai terserang penyakit. Kondisi itu dipicu santitasi yang kurang memadai di pengungsian.

Kepala Pusat Krisis Center Kemenkes Achmad Yurianto mengatakan, beberapa penyakit mulai menjangkiti para pengungsi. "Yang pasti, influenza, ISPA (infeksi saluran pernapasan atas, Red), dan diare mulai meningkat," katanya kemarin (4/10).

Hal itu terkait dengan sanitasi, turunnya kekebalan tubuh, dan lingkungan pengungsian. Untuk menangani hal tersebut, Kemenkes melakukan strategi dengan memperkuat layanan kesehatan sebelum korban dibawa ke rumah sakit.

Sanitasi Kurang Memadai, Pengungsi Terserang Flu, ISPA, dan Diare
Infografis kebutuhan dasar yang dibutuhkan pengungsi gempa Sulteng. (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Strategi itu diperuntukkan bagi korban bencana yang mengalami masalah kesehatan karena kondisi lingkungan seperti demam dan diare ringan. Selain itu, bagi mereka yang tidak luka parah.

"Memperkuat layanan kesehatan sebelum rumah sakit. Artinya, puskesmas kita fungsikan. Memang betul puskesmas belum bisa berfungsi maksimal. Bukan hanya karena bangunan rusak, tetapi juga karena SDM kesehatan lokal juga bagian dari korban bencana," kata Yurianto.

Selain itu, tambah Yurianto, tim kesehatan bekerja sama dengan tim relawan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para pengungsi secara rutin setiap hari. "Kita datangi, kita lakukan pemeriksaan kesehatan, dan sebagainya. Dari sini tentunya banyak sekali penyakit yang bisa kita selesaikan. Tetapi, kalau ada indikasi harus dirujuk ke RS, kita bawa ke RS," katanya.

Saat ini di Kota Palu misalnya, ada sembilan rumah sakit yang aktif. Di antaranya, RS Undata, RS Sis Aljufri, RS Anantapura, RS Alkhairat, RS Wirabuana, dan RS Bhayangkara. Selain itu, ada RS Bala Keselamatan, RS Pasang Kayu, dan RS Madani.

Upaya preventif lainnya adalah dengan disinfeksi. Tenaga kesehatan yang terdiri atas tim kesehatan lingkungan, kantor kesehatan pelabuhan (KKP), dan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) Makassar melakukan disinfeksi di Rumah Sakit Undata, Palu.

Kegiatan itu bertujuan untuk mencegah terjadinya persebaran penyakit ke manusia. Bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah memicu persebaran kuman atau mikroorganisme patogen. Mikroorganisme tersebut mengakibatkan seseorang mudah terkena penyakit.

Tim kesehatan juga membantu penanganan operasi seperti untuk patah tulang. Sekitar 80 persen korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah membutuhkan penanganan ortopedi. Sekjen Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Adib Khumaidi SpOT beserta sejumlah tim medis IDI berangkat ke Palu.

"Kami sudah menerima laporan Tim Aju sehingga setiba di sini (Palu, Red), tim IDI dapat segera melakukan tindakan untuk meminimalkan risiko bagi para korban gempa dan tsunami," kata dokter yang juga menjabat ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia itu.

Selain itu, PB IDI beserta Baznas akan membuat pos medis di bandara yang berfungsi untuk skrining kondisi pasien yang meninggalkan atau kembali ke Palu.

Sementara itu, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada Rabu malam (3/6) memberangkatkan kapal Baruna Jaya I menuju Palu. Kapal itu menjalankan misi survei bakti teknologi dan bakti sosial. 

Editor           : Ilham Safutra
Reporter      : (lyn/wan/c6/agm)

Alur Cerita Berita

Napi Lapas Palu Serahkan Diri ke Rutan Solo 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
RSU UMM Kirim Empat Tenaga Medis ke Donggala 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
PMI Dirikan Klinik Lapangan di Donggala 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Pencarian Korban Gempa Sulteng Dihentikan 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Korban Tewas Gempa Sulteng Capai 2.037 Orang 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
3 Daerah di Sulteng bakal Dibangun Monumen Gempa 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Usai Gempa Sulteng, Polri Aktifkan Layanan 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
UNS Siap Tampung Mahasiswa Korban Gempa Sulteng 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
73 Pengungsi Asal Palu Tiba di Malang 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Penyebar Hoax Soal Gempa Sulteng Ditangkap 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Gempa Sulteng, Pemprov Jateng Kirim 100 Relawan 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Polres Malang Kota Galang Dana Setiap Apel Pagi 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Pemprov Sumsel Akan Sumbang Beras ke Sulteng 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Gempa Sulteng, Jateng Siap Kirimkan Tenaga Medis 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Alasan Korban Gempa Sulteng Menjarah Minimarket 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Bulog Kirim 5 Ton Daging ke Palu dan Donggala 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
800 Kg Rendang untuk Korban Gempa Sulteng 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
UAS Pimpin Salat Gaib untuk Korban Gempa Sulteng 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Tangani Gempa Sulteng, Diperlukan Triliunan Dana 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Jumlah Pengungsi di Kota Palu Capai 16.723 Orang 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Tsunami Sulteng Tingginya Mencapai 6 Meter 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Korban Gempa Palu: Tolong Doakan Kami! 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
BNPB: Mayoritas Gempa Terjadi Saat Akhir Pekan 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Tsunami di Palu Disebabkan Karena Dua Faktor 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
BNPB: Jalur Darat Palu ke Poso Lumpuh 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Takut Gempa Susulan, Warga Palu Tidur di Jalanan 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
48 Korban Meninggal Dunia Gempa Sulteng 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Jokowi Terus Pantau Gempa dan Tsunami di Sulteng 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Gempa Susulan Masih Terjadi di Donggala 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
BMKG Cabut Status Potensi Tsunami Gempa Donggala 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Gempa Donggala, 1 Warga Meninggal Dunia 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Gempa 5,9 SR Guncang Donggala, Warga Berhamburan 05 Oktober 2018, 15:26:33 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up