JawaPos Radar

Pemerintah Pakistan Usir 18 LSM Internasional

05/10/2018, 16:10 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
pakistan usir LSM internasional, pakistan, lsm,
Pemerintah Pakistan telah memerintahkan LSM internasional untuk mengakhiri operasi mereka dan meninggalkan negara itu dalam 60 hari (Reuters)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Pakistan telah memerintahkan LSM internasional untuk mengakhiri operasi mereka dan meninggalkan negara itu dalam 60 hari. Dilansir dari BBC pada Jumat (5/10), salah satu LSM yang diusir ActionAid mengatakan, total ada 18 LSM yang diusir.

ActionAid juga mengatakan, langkah itu adalah bagian dari serangan baru-baru ini terhadap masyarakat sipil di Pakistan. Kementerian Dalam Negeri Pakistan tidak mau berkomentar tentang kasus-kasus itu.

Badan intelijen Pakistan melihat LSM dengan kecurigaan yang meningkat sejak 2011. Apalagi saat itu dilakukan program vaksinasi palsu yang didalangi CIA mata-mata AS yang bertujuan untuk melacak Osama Bin Laden. Para pejabat sebelumnya menuduh LSM Save The Children adalah bagian dari skema itu.

pakistan usir LSM internasional, pakistan, lsm,
Dalam sebuah pernyataan, salah satu LSM, Plan International mengatakan, saat ini telah memberikan dukungan pada lebih dari 1,6 juta anak-anak di Pakistan. Namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa (Reuters)

ActionAid dan sejumlah LSM internasional lainnya diperintahkan untuk meninggalkan Pakistan pada bulan Desember 2017. Tetapi setelah tekanan dari pemerintah barat kepada Pakistan, mereka diizinkan untuk tinggal di negara tersebut. Sementara LSM terus mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Direktur Negara Pelaksana ActionAid, Abdul Khaliq mengatakan kepada BBC, dia memahami tidak ada kemungkinan lebih lanjut untuk banding terhadap putusan itu. Ia sangat prihatin tentang dampaknya terhadap ribuan orang-orang yang rentan dan terpinggirkan, yang selama ini bekerja dengan amal.

Dalam sebuah pernyataan, salah satu LSM, Plan International mengatakan, saat ini telah memberikan dukungan pada lebih dari 1,6 juta anak-anak di Pakistan. Namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa, dan sedih dengan keputusan itu.

 

(ina/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up