JawaPos Radar

Fasilitasi Ratna Sarumpaet, Anies: Ini Proses Biasa, Normal

05/10/2018, 11:48 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Fasilitasi Ratna Sarumpaet, Anies: Ini Proses Biasa, Normal
Disposisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk keberangkatan Ratna Sarumpaet ke Chili. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui pihaknya memberikan fasilitas untuk Ratna Sarumpaet ke Chile untuk menghadiri konferensi. Menurutnya itu adalah hal yang biasa.

"Pemprov DKI selama ini selalu memberikan dukungan kepada seniman-seniman, anak-anak muda, generasi tua yang berkarya di bidang seni bila mendapatkan panggung internasional. Kami selalu mendukung," ujarnya usai menghadiri peringatan HUT TNI ke-73 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat (5/10).

Faktanya kata Anies, Ratna sudah mengajukan permohonan fasilitas untuk berangkat ke Chili sebelum dirinya tersandang kasus hoax penganiayaan. "Pengusulan dan permintaan itu dilakukan di bulan Februari dan diproses di bulan yang sama kemudian semuanya sudah dikerjakan lama," jelasnya.

Fasilitasi Ratna Sarumpaet, Anies: Ini Proses Biasa, Normal
Infografis kebohongan Ratna Sarumpaet. (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Anies membeberkan, pihaknya mempertimbangkan pemberian fasilitas terhadap Ratna, lantaran dia pernah jadi Ketua Dewan Kesenian di DKI Jakarta. "Jadi ini proses biasa, normal, yang terjadi pada banyak seniman banyak pekerja-pekerja seni di DKI," imbuhnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu bahkan mengatakan, pemberian fasilitas untuk menghadiri acara internasional bukan hanya diterima Ratna. Musikus kawakan Franki S Notosudirdjo alias Franki Raden pun tengah dibiayai Pemprov dalam pentasnya di Korea Selatan.

"Jadi ketika karya-karya kita, seniman-seniman kita itu tampil di dunia internasional maka itu akan membantu mempromosikan kebudayaan Indonesia," tuturnya.

Hanya saja, fasilitas untuk Ratna ke Chili menjadi ramai ketika dia mendapat pencekalan dari pihak Kepolisian atas kasus hoax penganiayaan. "Apapun yang ditampilkan seni itu baik-baik saja. Ini kan karena ada kejadian cekal saja? Kalau nggak ada ya nggak ada ramai," singgungnya.

Dia kembali menegaskan bahwa pemberian fasilitas untuk pegiat seni ke kancah internasional adalah hal yang normal. "Ini problemnya bukan seninya tapi cekalnya," tukas Anies.

Diketahui, Ratna meminta diifasilitasi Pemprov DKI pada acara The 11th Women Playrights International Conference 2018 di Santiago, Chili. Acara tersebut berlangsung pada 7-12 Oktober mendatang.

Namun ketika dia ingin berangkat semalam menumpang pesawat Turkish Airlines, Ratna langsung diminta turun oleh pihak imigrasi dari dalam pesawat. Ternyata, pihak imigrasi telah menerima surat permohonan dari pihak Kepolisian terkait pencegahan Ratna ke luar negeri. Ratna lantas digiring ke Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan selama beberapa jam.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet membuat geger masyarakat dengan foto wajahnya yang penuh lebam. Hal ini pun memantik perhatian Wakil Ketua DPR Fadli Zon hingga Calon Presiden Prabowo Subianto.

Mereka berdua sampai menemui Ratna. Ibunda Atiqah Hasiholan itu lantas bercerita bahwa luka lebam diwajahnya akibat dipukuli orang di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 21 September malam.

Namun ternyata setelah ditelusuri pihak Kepolisian, terungkap fakta bahwa Ratna pada tanggal tersebut Ratna malah berada di RS Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta. Hal tersebut diperkuat dengan rekaman CCTV dan bukti transfer uang dengan total Rp 90 juta rupiah.

Dia menjalani perawatan bedah pelastik hingga 24 September 2018. Usai polisi mengekspos fakta-fakta itu, akhirnya Ratna menggelar konferensi pers kemarin sore dan mengakui bahwa dia telah berbohong dan sebagai pencipta hoax terbaik.

(dna/JPC)

Alur Cerita Berita

Aria Bima: Jangan Ada Sarumpaet Baru 05/10/2018, 11:48 WIB
Polisi Geledah Rumah Ratna Sarumpaet 05/10/2018, 11:48 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up