JawaPos Radar

Fornas Sebut Ada Hikmah Besar di Balik Kasus Ratna Sarumpaet

05/10/2018, 09:47 WIB | Editor: Imam Solehudin
Ratna Sarumpaet
Tersangka kasus penyebaran berita hoax, Ratna Sarumpaet ketika memberikan pers kepada awak media, Rabu (3/10). (Miftahul Hayat/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Forum Nasional (Fornas) Bhineka Tunggal Ika meminta masyarakat mengambil pelajaran penting di balik kasus Ratna Sarumpaet. Terutama berkaitan dengan bagaimana menjaga kualitas demokrasi, dalam konteks penguatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sekretaris Fornas Bhineka Tunggal Ika, Taufan Hunneman mengatakan, hoax bisa berpotensi memecah belah bangsa. Sebab, masyarakat secara tidak sadar menelan informasi yang salah.

Imbas dari itu, lahir dua kelompok yang pro dan kontra saling menghujat. Membela kepentingannya masing-masing sesuai informasi yang mereka terima.

"Dalam kasus Ratna, kita bisa lihat bagaimana tajamnya perang kata-kata di media sosial seperti Twitter," ujar Taufan ketika berbincang dengan JawaPos.com di Jakarta, Kamis (5/10).

"Dua kubu (membela dan menghujat Ratna) saling beradu argumen pada sesuatu yang akhirnya sama-sama salah. Ini menjadi pembelajaran penting bagi demokrasi di Tanah Air," lanjut dia.

Taufan menegaskan, masyarakat harus lebih mengkroscek lagi dalam menerima setiap informasi. Terlebih di era sekarang, arus informasi begitu dahsyat dengan kehadiran media digital.

"Tak terkecuali pada elite, tokoh, dan figur publik. Karena apa yang mereka katakan, lakukan, akan berpengaruh terhadap masyarakat luas. Maka dari itu, penting untuk dipahami bersikap tenang dan tak terlalu reaktif. Tapi selektif serta melakukan klarifikasi secara komperehensif," tegas pria yang beprofesi sebagai advokat tersebut.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up