JawaPos Radar

Seorang Laki-laki Paruh Baya Diduga Cabuli Anak di Toilet Masjid

05/10/2018, 05:51 WIB | Editor: Estu Suryowati
Seorang Laki-laki Paruh Baya Diduga Cabuli Anak di Toilet Masjid
ILUSTRASI. Predator anak diduga beraksi di dalam toilet masjid. (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Dugaan asusila terhadap anak kembali terjadi di Kota Minyak. Pelecehan seksual kepada sesama jenis itu dilakukan oleh seorang pria dewasa kepada anak laki-laki yang berstatus pelajar SMP di Balikpapan Utara.

Yang membuat tambah miris, terduga pelaku melakukannya di dalam toilet Masjid As-Salam, kawasan Perumahan Bangun Reksa Asri, Graha Indah, Km 5, Balikpapan Utara. Menurut keterangan Ketua RT 17 Muhammad Choirul Munir, kejadian berlangsung pada Rabu (3/10) lalu

Saat itu, pada pukul 16.30 Wita dia mendapat telepon dari seorang warga RT 19 yang memintanya datang ke Masjid As-Salam. "Itu baru pulang dari masjid. Masih pakai sarung saya kembali lagi," ucapnya, dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), Jumat (5/10).


Munir menyebutkan, warga yang meneleponnya tinggal di seberang masjid. Warga tersebut mengaku melihat seorang pria mengenakan jaket membawa seorang anak ke dalam toilet masjid.

Kondisi di sekitar lokasi sebenarnya tidak terlalu sepi. Namun warga yang melapor tersebut curiga. Lantaran mengenal sosok anak laki-laki yang dibawa pria misterius itu.

"Dia (warga) curiga. Karena ada pria tak dikenal membawa cucu salah satu jamaah masjid. Di mana sehari sebelumnya, warga itu juga melihat pria yang sama tetapi dengan anak laki-laki yang berbeda. Masuk ke toilet dan lama keluarnya ada lebih dari sejam," jelas Munir.

Merasa ada yang tidak beres, Munir meminta seorang penjaga masjid yang saat itu baru pulang menjemput anaknya untuk mengumpulkan pengurus masjid. Dirinya pun berusaha mendekati toilet. Di kupingnya, dia mendengar bisik-bisik dari dalam toilet.

Karena khawatir terjadi sesuatu dia langsung berusaha membuka pintu. "Tetapi terkunci. Langsung saya gedor-gedor. Tetapi pria tersebut tak langsung keluar. Ada jeda sekira 10 menit sebelum pintu dibuka," ucapnya.

Begitu keluar pintu, si pria berusaha melarikan diri. Namun karena banyak warga yang sudah berkumpul di balik pagar pintu masuk toilet, pria dengan ciri-ciri kulit putih dengan rambut samping kanan-kiri dipanjangkan itu berusaha kabur dari sisi lainnya.

Namun tak bisa karena sudah dikelilingi pagar. "Tiba-tiba dia tertawa. Bilangnya enggak ngapa-ngapain," ujar Munir.

Munir memergoki sosok anak laki-laki di balik pintu. Dia pun meminta anak tersebut keluar.

Kemudian memintanya menceritakan apa yang dilakukan si pria yang mengajaknya ke toilet. Namun tak ada jawaban. "Anaknya seperti linglung. Dia diam saja," sambungnya.

Tak ingin terjadi kemarahan warga, Munir meminta kepolisian untuk mengamankan si pria yang saat diperiksa tidak membawa identitas itu.

Oleh mobil patroli, si pria tersebut lantas dibawa ke Mapolsek Balikpapan Utara untuk menjalani pemeriksaan. "Terbaru dari keterangan si kakek anak laki-laki, jika cucunya diiming-imingi permainan game di HP. Tetapi soal apakah ada pelecehan seksual atau tidak saya tidak tahu," tegas Munir.

Dikonfirmasi ke Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Sopyan membenarkan telah menangkap seorang pria. Ini dilakukan setelah anggotanya mendapat laporan dari warga yang mencurigai aktivitas pria tersebut di dalam toilet masjid bersama seorang anak laki-laki.

Namun pria yang diperkirakan berusia 48 tahun itu belum ditetapkan sebagai tersangka. "Pelaku belum ditetapkan tersangka. Masih dalam proses pengumpulan keterangan dan barang bukti," ucap Sopyan.

(jpg/est/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up